Pemkot Bogor Lanjutkan Terobosan Penataan Kota, Wujudkan Wajah Kota Lebih Tertib dan Nyaman

IQTQAe9m7Dr3BqOtGIeufESwCV43n4awbhSa3F1U
Pemkot Bogor Lanjutkan Terobosan Penataan Kota, Wujudkan Wajah Kota Lebih Tertib dan Nyaman.

Satusuaraexpress.co | Bogor — Di bawah kepemimpinan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, Pemerintah Kota Bogor terus bergerak aktif menghadirkan beragam langkah inovatif di berbagai sektor pembangunan.

Berbagai rencana dan program yang selama bertahun-tahun tertunda maupun belum sempat terealisasi, kini perlahan namun pasti mulai diwujudkan sebagai upaya nyata mewujudkan Kota Bogor yang lebih tertata, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh warganya.

Dalam sektor penataan kota dan pengelolaan ruang publik, Pemkot Bogor melaksanakan percepatan melalui sejumlah langkah strategis yang menyentuh berbagai kawasan di seluruh wilayah kota. Salah satu capaian yang paling dinanti adalah pembongkaran dan penataan kembali Pasar Bogor yang selama bertahun-tahun mengalami stagnasi perkembangan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyebutkan penataan kawasan ikonik ini dilakukan dengan harapan dapat melahirkan pusat perdagangan yang lebih tertib pengelolaannya, aman bagi pengunjung, serta tampil lebih representatif sebagai wajah perekonomian kota. Selain itu, Pemkot juga berhasil mengaktifkan kembali fungsi Pasar Gembrong dan Pasar Jambu Dua.

Baca jugaPemkot Bogor Resmi Bongkar JPO Paledang, Ganti dengan Fasilitas Lebih Ramah Pejalan Kaki

“Langkah ini bukan sekadar menghidupkan kembali bangunan pasar, melainkan upaya mengoptimalkan peran pasar rakyat sebagai tulang punggung ekonomi warga, sekaligus memberikan ruang yang layak bagi pedagang untuk beraktivitas dan masyarakat berbelanja, ” kata Dedie, Selasa (14/7/2026).

Penataan ruang publik juga dilakukan melalui penertiban lapak-lapak semi permanen yang memadati Jalan Pedati, Lawang Seketeng, hingga Jalan Roda. Kawasan yang dulunya terasa sempit dan berantakan kini perlahan kembali lebar dan bersih, mengembalikan fungsi jalan sebagai ruang publik yang aman, meningkatkan kenyamanan pejalan kaki berjalan kaki, serta menciptakan pemandangan kawasan yang lebih rapi dan tertata.

“Pada bidang infrastruktur perkotaan, program penurunan kabel utilitas yang sempat terhenti kini kembali dilanjutkan secara bertahap. Kabel-kabel yang dulunya berantakan melintang di langit-langit jalanan kini perlahan disusun dan ditata rapi, tidak hanya mempercantik pemandangan wajah kota, tetapi juga meningkatkan aspek keselamatan dan kerapian jaringan pelayanan masyarakat, ” terangnya.

Baca jugaHadiri Pameran Pesona Pusaka Nusantara, Walikota Bogor Dorong Pasar Gembrong Jadi Pusat Kebudayaan

Perubahan juga tampak pada akses penyeberangan di kawasan Paledang. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dinilai sudah tidak lagi memenuhi standar teknis dan kenyamanan bagi pengguna kini telah dibongkar. Sebagai gantinya, Pemkot menyediakan pelican crossing dan zebra cross yang letaknya lebih mudah dijangkau, lebih aman dilalui, serta dapat dimanfaatkan dengan nyaman oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari lansia hingga penyandang disabilitas.

Untuk memperkuat ketertiban umum di ruang publik, sejak tahun 2025 Pemkot Bogor juga telah menerapkan penegakan Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum secara lebih tegas dan optimal. Pemberlakuan sanksi denda bagi berbagai bentuk pelanggaran, termasuk aktivitas pedagang kaki lima yang menempati lahan terlarang, kini dilaksanakan secara konsisten.

“Kebijakan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meletakkan dasar tata kota yang tertib, berkelanjutan, dan memberikan kenyamanan setara bagi semua warga, ” tegasnya.

Berbagai langkah nyata yang dijalankan ini semakin menegaskan keseriusan Pemkot Bogor untuk terus memperbaiki wajah kota, menghadirkan ruang publik yang aman, rapi, dan layak, serta memastikan setiap langkah pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *