Kapolri dan Jaksa Agung Perkuat Sinergi, Kolaborasi Polri-Kejaksaan Didorong Demi Penegakan Hukum yang Berkeadilan

IMG 20260713 WA0214

Satusuaraecpres.co | Jakarta – Hubungan kelembagaan antara Polri dan Kejaksaan Agung kembali diperkuat melalui silaturahmi yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Pejabat Utama Mabes Polri kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Senin (13/7).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat koordinasi antarlembaga penegak hukum sekaligus memastikan sistem peradilan pidana (criminal justice system) berjalan semakin efektif, profesional, dan mampu memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi masyarakat.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, sinergi antara Polri dan Kejaksaan merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, masyarakat membutuhkan pelayanan hukum yang tidak hanya memberikan kepastian, tetapi juga rasa keadilan.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat yang membutuhkan pelayanan di bidang hukum benar-benar mendapatkan kepastian hukum sekaligus keadilan. Karena itu, sinergi antara Polri dan Kejaksaan harus terus diperkuat,” ujar Sigit usai pertemuan.

Dalam pembahasan tersebut, kedua institusi juga menyoroti berbagai agenda strategis, termasuk penguatan koordinasi dalam implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Langkah itu dinilai penting agar proses penyidikan hingga penuntutan berjalan selaras sesuai ketentuan hukum terbaru.

Selain itu, Polri dan Kejaksaan juga sepakat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui program pendidikan bersama antara jaksa dan penyidik kepolisian. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi teknis dalam setiap tahapan penegakan hukum.

“Kami juga membahas program pendidikan bersama sehingga koordinasi antara penyidik dan jaksa dalam criminal justice system dapat semakin baik. Semua ini bertujuan untuk memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat,” kata Sigit.

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyambut positif kunjungan Kapolri beserta jajaran. Ia menegaskan, silaturahmi antar pimpinan lembaga penegak hukum bukanlah hal baru, melainkan tradisi yang terus dipertahankan untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi.

Burhanuddin juga meluruskan anggapan bahwa Polri dan Kejaksaan merupakan dua institusi yang saling berhadapan dalam proses hukum. Menurutnya, kedua lembaga justru memiliki hubungan kemitraan yang saling melengkapi demi terciptanya penegakan hukum yang optimal.

“Jangan berpikir kami ini rival atau saling berhadapan. Kami sudah saling mengenal sejak lama dan memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat,” tegas Burhanuddin.

Ia menambahkan, keberhasilan proses penuntutan sangat bergantung pada kualitas penyidikan yang dilakukan aparat kepolisian. Karena itu, sinergi antara penyidik dan jaksa merupakan sebuah keharusan dalam sistem peradilan pidana.

“Bagi seorang jaksa, hasil penyelidikan dan penyidikan yang baik akan menghasilkan penuntutan yang baik. Penuntutan yang baik akan menghasilkan putusan yang baik pula. Oleh karena itu, sinergitas adalah sebuah kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.

Pertemuan ini berlangsung setelah sebelumnya Kapolri melakukan silaturahmi ke Mabes TNI dan bertemu Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan. Rangkaian kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan soliditas antarinstansi negara guna mendukung stabilitas nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di bidang pertahanan, keamanan, dan penegakan hukum.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *