Luncurkan CKG SMART, Inovasi Layanan Kesehatan Gratis yang Terintegrasi dan Berbasis Data

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri Rapat Koordinasi Satgas Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang digelar di Paseban Sri Bima, Kompleks Balai Kota Bogor.

Satusuaraexpress.co | Bogor — Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kesehatan resmi mencanangkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan konsep baru bernama SMART, yang merupakan singkatan dari Sasaran, Mobile, Adaptif, Responsif, dan Terintegrasi.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menjelaskan bahwa CKG tahun ini tidak sekadar menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan lengkap tanpa biaya, tetapi juga melahirkan inovasi strategis yang dikembangkan langsung oleh Dinas Kesehatan di bawah pimpinan Kepala Dinas Kesehatan, Erna Nuraena.

Konsep SMART ini dibangun dengan landasan teknologi digital, sehingga seluruh data hasil pemeriksaan dapat dikumpulkan, diolah, dan dijadikan dasar utama penyusunan kebijakan kesehatan daerah.

“CKG SMART ini bisa terintegrasi dengan digital. Bisa dijadikan sebagai bahan atau dasar kebijakan Pemerintah Kota Bogor di bidang kesehatan. Jadi, semakin banyak dan semakin lengkap masyarakat Kota Bogor melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis, maka datanya akan lebih lengkap,” ungkap Dedie, Jumat (29/5/2026).

Lebih lanjut ia menuturkan, kelengkapan dan akurasi data kesehatan tersebut akan menjadi kunci bagi pemerintah kota dalam merumuskan arah kebijakan yang tepat sasaran, efektif, dan benar-benar menjawab kebutuhan kesehatan warga.

Baca jugaDi Negeri Api, Wali Kota Bogor Tegaskan Komitmen Transformasi Energi dan Kota Berkelanjutan

Hal ini didasari oleh rekam jejak keberhasilan program sebelumnya, di mana pada tahun 2025 capaian Cek Kesehatan Gratis di Kota Bogor mencapai 49,62 persen angka tertinggi di seluruh Provinsi Jawa Barat. Sementara itu, hingga menjelang akhir semester pertama tahun 2026, angka partisipasi telah menyentuh 21 persen.

“Dari data yang telah terkumpul, terungkap fakta bahwa sebanyak 92 persen peserta pemeriksaan diketahui memiliki tingkat aktivitas fisik yang kurang, ” ujarnya.

Menanggapi temuan ini, Pemkot Bogor berkomitmen untuk memperluas jangkauan layanan dengan pendekatan “jemput bola”. Layanan kesehatan akan dibawa langsung ke berbagai lokasi strategis, mulai dari sekolah, lingkungan rumah warga, Posyandu, kampus, kantor pemerintahan maupun swasta, hingga pondok pesantren dan majelis taklim. Langkah ini diharapkan dapat menembus segala lapisan masyarakat dan mendorong partisipasi yang lebih tinggi lagi.

Terkait keamanan dan kerahasiaan data, Dedie memastikan bahwa sistem CKG SMART dirancang dengan standar keamanan tinggi.

“Seluruh data akan terhubung langsung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara aman, namun tetap menjaga kerahasiaan setiap rekam medis peserta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, ” terangnya.

Baca jugaInspeksi Jalur Alternatif: Langkah Cepat Pemkot Bogor Jaga Kelancaran Lalu Lintas Pasca Longsor

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, menjelaskan bahwa pencanangan CKG SMART merupakan wujud tindak lanjut dan penguatan dari program CKG yang sudah berjalan. Inisiatif ini selaras dengan visi Asta Cita Presiden, upaya transformasi layanan kesehatan primer, serta program unggulan daerah “Bogor Sehat”.

Erna menyampaikan bahwa tujuan utamanya adalah memperkuat komitmen lintas sektor, mengoptimalkan peran Satgas CKG, serta mempererat kolaborasi antar berbagai pemangku kepentingan. Semua upaya ini diarahkan untuk menghadirkan layanan deteksi dini kesehatan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh warga Kota Bogor.

“Sehingga dengan menggunakan pendekatan ini, pelaksanaan CKG diarahkan tidak lagi sekadar kegiatan skrining yang bersifat event based, tetapi menjadi sistem deteksi dini yang terintegrasi, berkelanjutan, dan didukung kolaborasi lintas sektor,” tegas Erna.

Dengan adanya program ini, seluruh pemangku kepentingan kini memiliki pemahaman yang sama, koordinasi lintas sektor yang lebih kuat, serta kejelasan peran Satgas Pemeriksaan Kesehatan Gratis. CKG SMART resmi ditetapkan sebagai model baru dalam penguatan tata kelola dan pelayanan kesehatan gratis di Kota Bogor.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun penguatan komitmen lintas sektor terhadap implementasi CKG SMART, aktifnya peran Satgas Pemeriksaan Kesehatan Gratis, serta tersusunnya langkah dukungan yang lebih terkoordinasi,” tutup Erna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *