Satusuaraexpress.co | Tangerang Selatan – Aiptu Sugiri, anggota Polsek Cisauk ditangkap Propam Polres Tangerang Selatan karena diduga melakukan pelecehan terhadap istri pemilik warung kopi yang berada tepat di seberang Pos Pengamanan Operasi Ketupat Muncul, Cisauk.
Kasus terungkap usai video pria memarahi seorang polisi dalam pos polisi lalu lintas beredar di media sosial. Aiptu Sugiri diduga melecehkan istri pria itu saat berjualan kopi di dalam pos tersebut. Korban mengaku diraba pahanya, kemudian melaporkan kejadian itu kepada suaminya.
Kasi humas Polres Tangsel, AKP Agil menyatakan bahwa kedua belah pihak, termasuk korban dan keluarganya telah dipertemukan dan sepakat untuk menyelesaikan masalah secara damai melalui mediasi dengan bukti surat pernyataan bersama.
Baca juga : ASN Kabupaten Ponorogo Terlambat di Hari Pertama Bekerja, Bupati Siapkan Sanksi
Sementara Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya mengakui anggotanya melakukan tindakan tak pantas dan menyampaikan permohonan maaf.
Dhady mengatakan peristiwa tersebut terjadi 8 April 2025 di warung kopi yang lokasinya persis di seberang Pospam Operasi Ketupat Muncul.
Baca juga : Menang Telak Dari Yaman, Timnas U-17 Lolos Piala Dunia 2025 Qatar
“Yang bersangkutan merupakan anggota, dan setelah salat Ashar dia sempat mampir ke warung kopi. Nah, di situ lah terjadi interaksi dengan penjual kopi,” ujar AKP Dhady Arsya.
Dhady mengatakan Aiptu Sugiri telah menjalani pemeriksaan di Propam sejak kasus tersebut mencuat, Selasa (8/4/2025).
“Untuk anggota yang melakukan dugaan pelecehan seksual diperiksa oleh sie Propam. Pemeriksaan dilakukan sejak awal diketahui tanggal 8 April,” ujar.
Baca juga : ESDM Memutuskan Tarif Listrik April Sampai Juni Tidak Naik
Meski demikian, menurut Dhady, polisi telah melakukan mediasi antara kedua belah pihak di hari yang sama, dan hasilnya disepakati untuk damai.
“Mediasi kami lakukan pada hari yang sama, Selasa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dhady menambahkan bahwa penanganan kasus kini telah dilimpahkan ke Polres Tangerang Selatan.
“Lanjut sekarang ditangani Polres,” kata dia.













