ASN Kabupaten Ponorogo Terlambat di Hari Pertama Bekerja, Bupati Siapkan Sanksi

asn
ASN Kabupaten Ponorogo Terlambat di Hari Pertama Bekerja.

Satusuaraexpress.co | Jawa Timur – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur terekam terlambat di hari pertama bekerja usai libur Lebaran. Beberapa ASN bahkan memarkirkan motor di depan gerbang utama lalu menerobos portal tertutup untuk mengikuti apel di kantor Bupati Ponorogo.

Hal tersebut sangat disesalkan oleh Bupati Sugiri Sancoko yang menjadi pembina apel pagi di halaman Pendopo Agung Ponorogo.

Dirinya menilai bahwa kedisiplinan semestinya menjadi hal utama bagi setiap abdi Negara. Apalagi, libur Idul Fitri kali ini cukup panjang sehingga tidak ada alasan untuk datang terlambat.

Baca juga : CMNP Gugat MNC Group, GEMAH Nilai Terdapat Kekeliruan Subjek Hukum

Bupati Sugiri menegaskan bahwa kehadiran pegawai, baik saat apel maupun jam kerja, telah terekam dalam sistem absensi digital milik Pemkab Ponorogo. Melalui sistem tersebut, pihaknya dapat mengetahui siapa saja yang absen atau datang tidak tepat waktu.

Meski demikian, dirinya enggan mengungkapkan secara rinci hukuman apa yang akan diberikan kepada para ASN yang melanggar. Namun, Kang Giri memastikan bahwa langkah tegas akan diambil. Ia mengisyaratkan bahwa pembinaan, bahkan peringatan tertulis, bisa menjadi konsekuensi bagi ASN yang tidak disiplin.

Baca juga : Walikota Jakbar Imbau ASN Untuk Tetap Taat Dan Disiplin melayani Masyarakat

Menurutnya, belum lama ini sejumlah ASN yang tidak mengikuti apel pagi diminta hadir dalam apel khusus pada pukul 13.00 WIB di halaman kantor Pemkab. Langkah itu dilakukan bukan untuk mempermalukan, melainkan sebagai upaya edukasi agar setiap ASN paham bahwa ketertiban adalah bagian dari etos kerja.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono. Ia menyatakan bahwa ASN yang datang terlambat nantinya akan diberikan peringatan tertulis. Menurutnya, sanksi akan diberikan sesuai kategori pelanggaran, mulai dari ringan hingga berat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *