Satusuaraexpress.co | BELGIA – Mantan pemain Bhayangkara FC, Radja Nainggolan ditangkap, pada Senin (27/1), atas dugaan terlibat dalam kasus penyelundupan narkoba. Eks pemain Inter Milan tersebut diduga terlibat dalam kasus impor kokain dari Amerika Selatan ke Eropa.
“Investigasi ini menyangkut dugaan impor kokain dari Amerika Selatan ke Eropa, melalui pelabuhan Antwerp dan pendistribusiannya kembali di Belgia,” ungkap Jaksa Penuntut Umum, Julien Moinil.
Kantor Jaksa Penuntut Umum Brussels mengonfirmasi penangkapan tersebut. Sebagai bagian dari investigasi yang dilakukan oleh Divisi Kejahatan Terorganisasi di bawah pengawasan hakim pemeriksa Brussels, Polisi Kehakiman Federal Brussels telah melakukan 30 penggeledahan yang berlangsung di Provinsi Antwerp, Brussels, dan sekitarnya.
Baca juga : Siswa yang Tidak Diterima di Sekolah Negeri Akan Diarahkan ke Sekolah Swasta
“Sebagai bagian dari investigasi oleh Bagian Kejahatan Terorganisasi dari Kantor Kejaksaan Umum Brussels, yang ditugaskan kepada hakim pemeriksa Brussels, Polisi Kehakiman Federal Brussels melakukan 30 penggeledahan pada hari Senin pagi 27 Januari 2025, terutama di Provinsi Antwerp dan Brussels, tetapi juga di pinggiran kota Brussels,” tambahnya.
Jaksa Penuntut Umum memastikan bahwa Radja akan tetap ditahan selama proses penyelidikan berlangsung.
“Karena interogasi sedang berlangsung dan sesuai dengan prinsip praduga tak bersalah, tidak ada komentar lebih lanjut yang akan dibuat pada tahap ini”, kata Jaksa Penuntut Umum.
Profil Radja Nainggolan
Radja Nainggolan lahir pada 4 Mei 1988 di Antwerp, Belgia, dan memulai karier sepak bolanya di Italia bersama Piacenza. Ia pindah ke Cagliari setelah lima tahun di Piacenza, dan di sinilah namanya mulai dikenal publik sepak bola Italia.
Dengan performa gemilang di Cagliari, Nainggolan menarik perhatian AS Roma yang merekrutnya pada 2014.
Baca juga : Cerita Petugas Damkar Diminta Menangkap Setan dan Maling, Proses Evakuasi Bikin Merinding
Di Roma, Nainggolan menjelma menjadi salah satu gelandang tengah terbaik di Serie A, mencatatkan 203 penampilan dan mencetak 33 gol. Pada 2018, ia bergabung dengan Inter Milan, tetapi kariernya di Giuseppe Meazza hanya berlangsung singkat.
Setelah semusim bersama I Nerazzurri, Nainggolan kembali ke Cagliari, baik dalam status pinjaman maupun kontrak permanen. Pada musim 2020-2021, Nainggolan juga sempat memperkuat Royal Antwerp di Belgia, namun kontraknya diputus pada pertengahan musim 2022-2023. Ia terakhir kali bermain di Eropa bersama SPAL di Serie B pada paruh musim 2022-2023.
Di level internasional, Nainggolan membela Belgia dalam berbagai kompetisi besar, termasuk Euro 2016. Namun, ia absen pada Piala Dunia 2014 dan 2018.













