Satusuaraexpress.co | Jakarta — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat resmi membuka turnamen Mini Soccer Wali Kota Cup 2026 pada Jumat (10/7/2026) di Maroedja Sport Park, Meruya. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta sekaligus menyambut momen bersejarah lima abad Provinsi DKI Jakarta.
Selama tiga hari hingga Minggu (12/7/2026), lapangan olahraga yang baru diresmikan tiga bulan lalu ini akan menjadi saksi semangat kompetisi dari 18 tim peserta yang berasal dari unsur pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, serta berbagai kelompok masyarakat di wilayah Jakarta Barat. Dukungan turut hadir dari pesepak bola nasional Ismed Sofyan, Muhammad Ferrari, Rayhan Hanan, dan Aditya Warman, yang kehadirannya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para atlet muda yang berlaga.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas berjalannya pembukaan serta pertandingan ekshibisi di hari pertama tanpa kendala.
“Alhamdulillah dari awal pembukaan sampai pertandingan ekshibisi semuanya berjalan lancar. Kami berharap melalui turnamen mini soccer ini sinergitas antara Forkopimko, pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Baca juga : Meriahkan 5 Abad Jakarta, Turnamen Mini Soccer Piala Walikota Jakarta Barat Siap Digelar
Kegiatan ini bukan sekadar ajang adu kemampuan di lapangan hijau. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi bukti kebersamaan Forkopimko dan seluruh elemen dalam menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah.
“Di lapangan kita boleh bertanding, namun dalam bekerja kita tidak boleh saling bersaing, melainkan harus berusaha bersama-sama. Dukungan luar biasa dari seluruh pihak membuat kami semakin yakin masyarakat Jakarta Barat akan semakin nyaman dan aman tinggal di sini,” tambah Iin.

Selain mempererat tali silaturahmi, turnamen ini juga memiliki misi penting sebagai wadah pencarian bibit atlet berbakat. Pemkot Jakarta Barat melalui Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudinpora) akan memantau setiap penampilan peserta, dan bagi mereka yang menunjukkan kemampuan istimewa akan diarahkan masuk ke jalur pembinaan berkelanjutan, mulai dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) hingga sekolah khusus atlet.
Baca juga : Fourfeo Mini Soccer Jadi Ajang Silaturahim Antar Polres Jakbar dengan Masyarakat Kembangan
“Pembinaan sejak dini adalah investasi masa depan, agar kelak kita melahirkan atlet berprestasi yang mengharumkan nama Jakarta Barat dan Indonesia,” jelas Iin.
Lokasi penyelenggaraan di Meruya Sport Park pun menyimpan sejarah yang menyentuh. Dulu, lahan ini dikenal masyarakat sebagai “Lapangan Bola Ki Amat”, namun kini telah berubah total menjadi fasilitas olahraga modern yang setiap hari ramai dikunjungi warga untuk berolahraga. Ke depannya, Pemkot tidak menutup kemungkinan menggelar turnamen serupa di fasilitas lain yang ada di Kemanggisan maupun Rawa Buaya, guna pemerataan akses olahraga bagi seluruh warga.
Iin mengajak seluruh warga menyaksikan pertandingan menarik yang digelar sore nanti, di antaranya laga Tim Wali Kota melawan Tim BPN, serta Tim Polres berhadapan dengan Tim Praja Satpol PP. Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan, sebagai bagian dari upaya membudayakan gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Turnamen Mini Soccer Wali Kota Cup Fokus Perkuat Kebersamaan dan Cari Bibit Atlet Lokal
Ketua Pelaksana Turnamen Mini Soccer Wali Kota Cup 2026 sekaligus Tokoh Pemuda Jakarta Barat, H. Umar Abdul Aziz, menjelaskan bahwa untuk edisi perdana ini, keikutsertaan tim dibatasi khusus bagi kelompok yang berasal dari wilayah Jakarta Barat. Langkah ini diambil sebagai upaya memfokuskan pembinaan olahraga masyarakat terlebih dahulu di tingkat kota.
Baca juga : Turnamen Minisoccer Liga Kambing Digelar Warga Depok untuk Sambut Bulan Ramadhan
“Karena saya asli dan berdomisili di Jakarta Barat, maka untuk saat ini kami fokuskan dulu bagi peserta dari wilayah ini. Untuk peserta dari luar Jakarta Barat, nanti akan kami pertimbangkan pada kesempatan atau momentum berikutnya,” ujar Umar.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Pemerintah Kota Jakarta Barat berharap olahraga tidak sekadar menjadi ajang persaingan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ikatan kebersamaan antarwarga, mendorong gaya hidup sehat, serta melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berbakat yang nantinya mampu mengharumkan nama Jakarta Barat hingga ke tingkat provinsi maupun nasional.

Umar memaparkan secara rinci alasan dan tujuan utama diadakannya acara ini. “Pertama, tujuan kami selaku masyarakat yang berkolaborasi dengan Pemkot dan Forkopimko ialah ingin mendekatkan diri antara warga Jakarta Barat dengan para pimpinan yang ada di wilayah ini. Itu inti utamanya,” terangnya.
“Kedua, kami ingin menjaga hubungan harmonis. Selama ini para pimpinan Forkopimko lebih sering kita lihat lewat media sosial, televisi, atau berita elektronik. Hari ini, mereka hadir secara langsung di hadapan kita semua. Seringkali warga bertanya kepada saya, ‘Pak Umar, kapan kami bisa melihat langsung pimpinan di Jakarta Barat?’ Jawabannya ada di sini, pada pembukaan hari ini,” tambahnya dengan senyum lebar.
Acara ini juga dirancang sebagai momen persahabatan dan keakraban nyata antara para pemangku kebijakan dengan masyarakat luas. Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan, nanti akan tampil anak-anak usia 10 hingga 11 tahun di antaranya Akamsi Tambora yang sebelumnya sempat viral di media nasional dengan penayangan mencapai 1,5 juta orang.
“Kehadiran mereka adalah investasi berharga bagi masa depan olahraga Jakarta Barat,” ungkap Umar.
Dalam format pertandingannya, turnamen ini mempertemukan dua kelompok besar. Tim A terdiri dari gabungan jajaran Forkopimko, meliputi unsur Pemkot Jakarta Barat, Pengadilan Jakarta Barat, Kesatuan Bangsa dan Politik, Kodim 0503 Jakarta Barat, Badan Pertanahan Nasional, hingga Balai Pemasyarakatan. Sementara itu, Tim B sepenuhnya diisi oleh perwakilan masyarakat umum warga Jakarta Barat.
Baca juga : Mengenal Sepakbola Mini Dan Bagaimana Regulasinya
Penyaringan peserta dilakukan dengan ketat: untuk warga umum wajib menunjukkan Kartu Tanda Penduduk beralamat Jakarta Barat. Sedangkan bagi Aparatur Sipil Negara, tenaga kerja di lingkungan bandara, maupun pegawai Pemkot Jakarta Barat, syarat utamanya adalah bekerja di wilayah ini, sehingga mereka tetap berhak ikut serta.
“Alhamdulillah, berkat sinergi kuat dan dukungan penuh Forkopimko, kita bisa sampai di momen pembukaan ini. Tak lupa kami sampaikan terima kasih kepada rekan-rekan mitra Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), khususnya Bapak Henry dan Bang Aji selaku Ketua CSR Jakarta Barat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Umar juga menyampaikan aspirasi yang sering disampaikan warga terkait kebutuhan ruang terbuka. “Banyak orang tua bercerita, lapangan di sekitar sini sebenarnya luas, tapi tidak ada tempat khusus anak-anak bermain. Baru satu putaran berlari, anak sudah minta pulang karena tidak ada fasilitas yang memadai. Kami berharap ruang yang masih kosong nantinya bisa dibangun tempat bermain anak yang layak,” harapnya.
Turnamen Mini Soccer Wali Kota Cup 2026 akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat hingga Minggu mendatang. Panitia berharap dukungan Forkopimko dan masyarakat terus mengalir hingga acara berakhir nanti.













