Anak Perempuan 15 Tahun Disiram Bensin dan Dibakar oleh Pamannya di Semarang Utara

Ilustrasi pencabulan
Ilustrasi.

Satusuaraexpress.co | Semarang — Suasana duka dan keprihatinan menyelimuti Kampung Tambakmulya, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Sebuah peristiwa memilukan terjadi akhir pekan lalu, tepatnya pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Seorang anak perempuan berinisial T, yang baru berusia 15 tahun, menjadi korban tindakan kejam yang diduga dilakukan oleh pamannya sendiri, berinisial S (32).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, kejadian bermula saat korban sedang duduk santai di depan rumahnya. Saat itu, paman korban meminta T untuk mandi. Namun, permintaan tersebut tidak diindahkan oleh korban. Tindakan korban yang tidak menuruti permintaan itu diduga menjadi pemicu tersulutnya emosi sang paman.

Tanpa diduga, paman korban masuk ke dalam rumah dan mengambil sebuah botol plastik berisi cairan yang diduga kuat adalah bensin. Dengan cepat, cairan tersebut disiramkan ke sekujur tubuh korban yang masih berada di depan rumah. Situasi semakin mengerikan saat pelaku menyalakan korek api dan membakar tubuh korban yang telah basah terkena cairan mudah terbakar itu.

Baca jugaSeorang Influencer Jadi Korban Kekerasan Seksual oleh Diduga Direksi PT Delahouse Investindo Indonesia

“Pamannya ini mengambil cairan dalam botol plastik 500 mililiter yang diduga berisi bensin, lalu disiramkan ke korban dan disulut dengan korek api,” ungkap Kapolsek Semarang Utara, Kompol Heri Sumiarso, saat membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Api seketika menjalar dan membakar tubuh T. Korban berteriak keras meminta pertolongan, yang terdengar oleh warga sekitar. Mendengar teriakan itu, warga segera berdatangan dan berupaya memadamkan api yang membakar tubuh korban. Setelah api berhasil dipadamkan, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Panti Wilasa untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa kondisi korban kini mulai berangsur membaik. T diketahui mengalami luka bakar di bagian punggung dan lengan kanan. Meskipun demikian, luka tersebut disebut tidak terlalu parah dan masih dalam masa perawatan di rumah sakit.

“Sudah membaik. Luka bakarnya di sebagian punggung dan lengan kanan, tidak terlalu parah,” papar Kompol Heri.

Baca jugaSeorang Sopir Dibakar Hidup Hidup Sepulang Kerja, Sekujur Badan Terbakar

Sementara itu, polisi memastikan akan mengusut tuntas kasus penganiayaan yang berujung pada percobaan pembunuhan ini. Namun hingga saat ini, terduga pelaku diketahui telah melarikan diri dari lokasi kejadian dan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mendalami motif di balik peristiwa kejam tersebut. Mereka juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk memperjelas kronologi kejadian.

“Kasus ini masih proses lidik, karena pelaku sampai sekarang belum ditemukan. Kami pastikan proses tetap berjalan, penyelidikan masih berlangsung, prosesnya nanti bagaimana akan kami serahkan ke unit PPA Polrestabes Semarang,” tandas Heri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *