Satusuaraexpress.co | Jakarta — Sebuah video yang menampilkan deretan motor listrik dengan logo Badan Gizi Nasional (BGN) sedang viral di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman tersebut, narasi menyebutkan kendaraan-kendaraan ini sudah “ready” dan siap dikirim untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Video berdurasi sekitar 32 detik itu memperlihatkan motor-motor listrik yang disusun rapi di atas truk berwarna merah. Tampilan motor tersebut memiliki desain yang kokoh, menyerupai tipe adventure dengan ground clearance tinggi, yang diklaim cocok untuk berbagai kondisi medan. Pada bodi kendaraan terlihat jelas logo BGN dengan dominasi warna biru muda, yang semakin memperkuat keterkaitannya dengan lembaga tersebut.
Klaim dalam video ini langsung memicu berbagai reaksi dari warganet. Salah satu unggahan di platform X menyinggung perbandingan perhatian pemerintah, dengan pertanyaan tajam:
“Untuk MBG apapun disediakan, untuk guru honorer apapun dilepas tangankan. Sudah segila ini kah negara ini?”
Baca juga : BGN Tidak Memaksa Sekolah yang Menolak MBG
Selain itu, muncul juga kritik terkait prioritas penggunaan anggaran negara, serta prediksi bahwa pengadaan ini bisa memicu proyek-proyek lanjutan lainnya, seperti pembangunan fasilitas pengisian daya.
Data pengadaan tahun 2025 yang dipublikasikan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menunjukkan bahwa BGN memang mengalokasikan dana sekitar Rp1,2 triliun untuk pembelian sepeda motor listrik, belum termasuk biaya pengiriman.
Pengadaan ini dilakukan melalui sistem e-Katalog 6.0 dari penyedia bernama Yasa Artha Trimanunggal, yang menawarkan produk merek Emmo Mobility.
Melansir informasi dari akun Instagram resmi Emmo Mobility, kantor perusahaan tersebut berlokasi di Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Menariknya, alamat ini sama persis dengan lokasi pabrik PT Kaisar Motorindo Industri, sebuah perusahaan otomotif yang sudah berdiri sejak tahun 2005 dan dikenal memproduksi berbagai jenis sepeda motor.
Dari sisi spesifikasi, motor listrik jenis Emmo JVX GT yang memiliki karakteristik serupa dengan yang terlihat dalam video dibanderol sekitar Rp56,8 juta per unit. Kendaraan ini memiliki tenaga hingga 7.000 watt, kecepatan maksimal 80 km/jam, dan jarak tempuh sekitar 70 km sekali pengisian daya. Kapasitas angkutnya mencapai 200 kg, yang dinilai cukup untuk membawa logistik makanan dalam program distribusi.
Baca juga : BGN Membantah Tuduhan Program MBG Menyerobot Anggaran Pendidikan Rp 335 Triliun
Meskipun data pengadaan dan informasi produk sudah tersedia, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait yang membenarkan atau menolak klaim dalam video tersebut.
Belum ada kepastian mengenai apakah motor-motor ini benar-benar akan digunakan untuk program MBG, siapa yang akan menerimanya, berapa jumlah unit yang disiapkan, serta bagaimana mekanisme distribusinya nanti.
Pemerintah daerah seperti Jawa Barat menyatakan masih menelusuri kebenaran informasi tersebut dan belum menerima pemberitahuan resmi dari pusat.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya transparansi dalam penggunaan anggaran negara, serta kebutuhan akan informasi yang jelas dan akurat agar masyarakat dapat memahami tujuan dan manfaat dari setiap kebijakan yang diambil.













