Telan Anggaran Rp21,2 Miliar, Progres Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita Masuki Tahap Akhir Pengujian Tanah

IMG 20260528 WA0002
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meninjau Progres Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita Masuki Tahap Akhir Pengujian Tanah.

Satusuaraexpress.co | Bogor — Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang terletak di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, kini telah mencapai tahap akhir pengujian tanah atau soil test. Serangkaian pemeriksaan ini difokuskan pada aspek perkerasan dan pemadatan tanah, yang menjadi langkah krusial untuk menjamin daya dukung tanah serta tingkat kepadatannya sesuai dengan standar dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini dilakukan secara teliti agar struktur jalan yang nantinya dibangun memiliki kekuatan dan ketahanan yang maksimal dalam menopang beban lalu lintas.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, turun langsung ke lokasi proyek guna meninjau perkembangan pekerjaan yang sedang berlangsung. Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh perwakilan dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Pemerintah Provinsi Jawa Barat selaku pemilik proyek, serta tim dari Sub Pembangunan Jalan UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah I.

“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar kualitas yang diharapkan, ” ujar Dedie, Kamis (28/5/2026).

Baca jugaDi Negeri Api, Wali Kota Bogor Tegaskan Komitmen Transformasi Energi dan Kota Berkelanjutan

Menurut Dedie, setelah proses pengujian tanah ini selesai dan hasilnya telah diketahui serta dinyatakan layak, tahap selanjutnya akan segera dimulai.

“Setelah soil test ini sudah ada hasilnya, alat berat segera melaksanakan kegiatan teknis,” ujarnya di lokasi peninjauan.

Ia juga secara tegas menyampaikan pesan kepada pihak DBMPR Jawa Barat agar senantiasa mengawasi pelaksanaan proyek ini dengan ketat. Hal ini bertujuan agar seluruh rangkaian pembangunan berjalan lancar, aman, dan menghasilkan kualitas jalan yang terbaik bagi masyarakat. Tak hanya soal kualitas, aspek waktu pelaksanaan pun menjadi perhatian utama Wali Kota Bogor.

“Saya juga tadi menyampaikan agar waktu pelaksanaan tidak boleh mundur lagi. Karena jalur ini sangat dibutuhkan masyarakat yang sudah menunggu hampir satu tahun,” tegas Dedie.

Ia menambahkan, selain kebutuhan warga sehari-hari, kesiapan jalan ini juga berkaitan erat dengan agenda besar yang akan digelar akhir tahun nanti.

Baca jugaInspeksi Jalur Alternatif: Langkah Cepat Pemkot Bogor Jaga Kelancaran Lalu Lintas Pasca Longsor

“Selain itu, pada November nanti juga akan dilaksanakan Porprov di daerah Pamoyanan. Jalur tersebut sangat strategis sebagai akses masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan Porprov 2026 di wilayah Bogor Selatan,” imbuhnya.

Proyek pembangunan strategis ini resmi dimulai setelah penandatanganan kontrak kerja yang dilakukan pada 12 Mei 2026 lalu. Pekerjaan pembangunan dipercayakan kepada PT Promix Prima Karya dengan nilai anggaran mencapai Rp21,2 miliar.

Berdasarkan perjanjian kerja, proyek ini ditargetkan selesai dalam kurun waktu 163 hari kalender, sehingga masyarakat dapat segera memanfaatkan jalan baru yang lebih kokoh, lebar, dan nyaman tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *