Satusuaraexpress.co | Jakarta – Suroso, kakek berusia 65 tahun, warga Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi mendatangi Kantor Damkar Kabupaten Ngawi, mengeluh kesakitan dan tidak bisa buang air selama 2 hari usai sengaja memasang pipa paralon di alat kelaminnya.
“Beliaunya itu memasang paralon di alat kemaluannya sejak dua hari lalu, dan dia merasakan sakit yang luar biasa karena tidak bisa buang air kecil, akhirnya dia mempunyai inisiatif untuk datang kepada kami,” kata Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngawi, Purwanto saat dikonfirmasi, Minggu (17/5/2025).
Purwanto mengungkap, Suroso sengaja memasang pipa paralon di organ vitalnya atas inisiatif sendiri agar saat muncul pikiran s“ksual alat kelaminnya tidak bereaksi (ereksi).
Baca juga : Gubernur DKI Gagas “Manggarai Bershalawat” untuk Atasi Tawuran
Proses evakuasi pelepasan pipa dilakukan di Rumah Sakit Widodo Ngawi selama kurang lebih satu jam, dari pukul 04.30 – 05.30 WIB dengan dibantu petugas medis.
“Pelapor punya inisiatif langsung ke Damkar karena sering melihat Damkar dalam menangani aduan-aduan masyarakat, kaitannya dengan kehidupan di masyarakat sehari-hari,” jelasnya.
“Kami imbau kepada masyarakat, kalau memang memiliki hasrat ataupun keinginan yang meluap-luap dan tidak bisa dikendalikan, bisa dengan cara istigfar, berdoa,” saran Purwanto.













