Karena Ngeyel Dua Tempat Wisata di Klaten Ditutup Paksa

IMG 20210526 234108
Salah satu tempat wisata di Klaten (foto:ist)

Klaten, Satusuaraexpress.co – Dua objek Wisata di Klaten yakni Umbul Kapilaler dan Umbul Sigedang ditutup paksa oleh Satga COVID-19 Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pasalnya, tempat dua tempat wisata tersebut tidak mematuhi surat edaran larangan beroperasi selama dua hari yang di keluarkan Pemkab Klaten.

Kasatpol PP Pemkab Klaten Joko Hendrawan membenarkan penutupan dua tempat wisata tersebut karena nekat beroprasi.

“Sesuai dengan surat edaran yang sudah diterbitkan berkaitan pandemi COVID yang mengkhawatirkan maka objek wisata ditutup dua hari. Yaitu Rabu dan Kamis besok,” ujarnya, dikutip dari Detik.com, Rabu (26/5/2021).

Hal ini dilakukan Pemkab Klaten karena situasi COVI-19 di wilayah Klaten semakin memgkhawatirkan, pasca lebaran.

“Perkembangan situasi COVID pasca lebaran kita waspadai sehingga jangan sampai terjadi penyebaran. Maka pengunjung yang terlanjur datang kita beri waktu selesai mandi,” lanjut Joko.

Setelah selesai dan cukup, sambung Joko, diambil tindakan tegas ditutup. “Kalau masih bandel ada tindakan, kita serahkan pada satgas kecamatan,” kata Joko.

Widodo, pengelola Umbul Sigedang-Kapilaler mengatakan penutupan itu mendadak sehingga pengunjung tetap datang. Pengunjung pun sudah melakukan pemesanan jauh-jauh hari.

“Kami diberitahu sangat mendadak sekali, baru kemarin malam dapat informasi surat edaran gubernur. Kenapa hari ini tetap buka karena pengunjung sudah booking jauh-jauh hari dan kami juga dilema,” kata Widodo pada wartawan.

Sebab pengunjung sudah terlanjur makan, imbuh Widodo, tetap diberikan waktu menyelesaikan. Pihaknya mengikuti kebijakan pemerintah.

“Tadi sampai jam 11.00 WIB harus kosong. Kami ikuti aturan pemerintah, protokol kesehatan juga diterapkan,” sambung Widodo.

Kebijakan penutupan itu, ucap Widodo merugikan tetapi karena itu kebijakan pemerintah maka pengelola akan taat.

“Kami siap tutup dua hari. Kalau dihitung rugi ya besar dari segi UKM. Sebab sudah belanja dan operasional telah dilakukan,” terang Widodo.

Penutupan yang dilakukan satgas berjalan lancar dengan petugas berkeliling menggunakan pengeras suara.

Para pengunjung Umbul Kapilaler dan Sigedang yang jumlahnya lebih dari seratus orang akhirnya menyelesaikan makan, mandi dan acara lalu pulang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *