Tinjau Lokasi Banjir, Iin Mutmainah Pastikan Penanganan Cepat dan Bantuan untuk Warga

IMG 20260505 WA0086 scaled

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Walikota Jakarta Barat Iin Mutmainah turun langsung meninjau banjir di Jl. Raya Kembangan, Outer Ring Road Kembangan Selatan, pada Senin 5 Mei 2026 pukul 16.30 WIB. Berdasarkan hasil peninjauan dan laporan warga, genangan dipicu luapan Kaliangke Tangerang yang melintas wilayah Parung Koret, Tunas Muda, dan bermuara di titik dekat proyek pembangunan Pulau Intan. Terdapat endapan air di belakang proyek tersebut.

Sebagai langkah cepat, Pemkot Jakarta Barat mengerahkan sekitar 30 unit pompa mobile dari Sudin Sumber Daya Air, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, serta Sudin Gulkarmat sejak pagi. Upaya tersebut berhasil membuat genangan surut pada pukul 20.00 WIB. Walikota Iin Mutmainah juga menyerahkan bantuan berupa selimut, makanan siap saji, dan obat-obatan kepada warga terdampak.

“Tadi sore saya turun langsung ke Ring Road Kembangan. Banjir sudah surut berkat kerja kolaborasi teman-teman Sudin. PR kami sekarang adalah koordinasi dengan semua stakeholder. Saya akan rapatkan dan panggil semua dinas terkait, sampai kementerian, untuk menyelesaikan masalah ini sampai tuntas agar tidak terulang,” tegas Iin

Pemkot Jakarta Barat berkomitmen menuntaskan penanganan banjir secara komprehensif. Iin Mutmainah meminta warga bersabar karena penyelesaian membutuhkan koordinasi lintas dinas dan kementrian

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, turun langsung meninjau lokasi banjir di kawasan Jalan Raya Kembangan, Outer Ring Road Kembangan Selatan, Senin (5/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Kehadiran orang nomor satu di Jakarta Barat itu menjadi bagian dari respons cepat pemerintah daerah dalam menangani genangan yang sempat merendam wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan serta laporan warga, genangan air diduga dipicu oleh luapan aliran Kaliangke dari wilayah Tangerang yang melintas di Parung Koret dan Tunas Muda. Aliran tersebut kemudian bermuara di titik dekat proyek pembangunan Pulau Intan, yang disebut-sebut turut menyebabkan terjadinya endapan air di bagian belakang area proyek.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Barat segera mengerahkan sekitar 30 unit pompa mobile sejak pagi hari. Pengerahan alat dilakukan secara kolaboratif oleh Suku Dinas Sumber Daya Air, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, serta Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Upaya intensif tersebut membuahkan hasil, di mana genangan dilaporkan mulai surut sepenuhnya pada pukul 20.00 WIB.

Dalam kesempatan itu, Iin Mutmainah juga menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak dengan menyerahkan bantuan berupa selimut, makanan siap saji, serta obat-obatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang sempat terdampak banjir.

“Saya turun langsung ke Ring Road Kembangan sore ini. Alhamdulillah banjir sudah surut berkat kerja kolaborasi teman-teman di lapangan. Namun pekerjaan rumah kami belum selesai. Kami akan memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder, mulai dari dinas terkait hingga kementerian, agar permasalahan ini bisa diselesaikan secara tuntas dan tidak terulang,” tegasnya.

Pemerintah Kota Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk menangani persoalan banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan. Iin Mutmainah juga meminta masyarakat untuk bersabar, mengingat penanganan jangka panjang memerlukan sinergi lintas sektor, termasuk koordinasi dengan pemerintah pusat.

Langkah cepat dan kolaboratif ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Jakarta Barat dalam memastikan keselamatan warga sekaligus mendorong solusi permanen terhadap persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *