Pelatihan Keterampilan untuk Generasi Muda Jakarta Timur: Langkah Cegah Tawuran dan Buka Peluang Kerja

1000965270
Walikota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.

Satusuaraexpress co | Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui Pusat Pengembangan Ketenagakerjaan Daerah (PPKD) Jakarta Timur menggelar kegiatan pelatihan keterampilan bagi anak muda di wilayah tersebut. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt Walikota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah, bersama jajaran Camat dan Lurah dari Kelurahan Cipinang Besar Utara (CBU) dan Kelurahan Klender. Kegiatan ini bertujuan untuk mengalihkan perhatian generasi muda dari tawuran dan memberikan mereka keterampilan yang dapat meningkatkan peluang kerja di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Iin Mutmainnah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan tawuran dan pengangguran di Jakarta Timur. “Hari ini kita hadir bersama anak-anak dari Kelurahan CBU dan Kelurahan Klender untuk melihat pelatihan yang ada di PPKD Jakarta Timur. Mereka semua sangat antusias untuk mengikuti pelatihan ini,” ungkapnya.

Para peserta, yang berasal dari dua kelurahan yang kerap terlibat tawuran, menunjukkan semangat tinggi untuk mengikuti berbagai pelatihan keterampilan yang ditawarkan. Salah satunya adalah Agisale Bungra, yang menyatakan niatnya untuk mengikuti pelatihan servis roda dua. “Saya ingin bekerja dulu, setelah itu membuka usaha sendiri,” ujar Agisale dengan penuh semangat. “Semoga pelatihan ini lancar, dan saya bisa menjadi generasi yang lebih baik tanpa terlibat tawuran,” tambahnya.

Selain Agisale, Mufti Al-Fateh dari Kelurahan Klender juga menyatakan minatnya untuk mengikuti pelatihan di bidang pariwisata dan food and beverage service. “Semoga pelatihan ini bisa membantu saya membuka usaha atau mendapatkan pekerjaan yang lebih baik,” ujarnya.

Peserta lain, yang juga berasal dari Kelurahan Plender, mengungkapkan keinginannya untuk mengikuti pelatihan komputer. “Saya berharap pelatihan ini bisa menambah ilmu saya dan memberikan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan,” ungkapnya. Dalam program pelatihan ini, para peserta akan mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan untuk mencari pekerjaan setelah menyelesaikan pelatihan selama 30 hingga 45 hari.

Plt Walikota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah, mengingatkan peserta untuk selalu menjaga semangat dan menghindari tawuran. “Mari kita jaga Jakarta Timur agar bebas dari tawuran. Dengan pelatihan ini, kita berusaha memberikan alternatif yang positif bagi anak muda di sini,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat dan diharapkan dapat menjadi model bagi wilayah lain dalam mengatasi masalah tawuran dan pengangguran. Dengan memberikan keterampilan, diharapkan generasi muda Jakarta Timur dapat memiliki masa depan yang lebih cerah dan jauh dari kegiatan negatif.

[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *