BP3MI Riau Gagalkan Keberangkatan CPMI yang Diduga Akan Bekerja Sebagai Admin Judi Online di Kamboja

IMG 20250218 WA0003
BP3MI Riau Gagalkan Keberangkatan CPMI yang Diduga Akan Bekerja Sebagai Admin Judi Online di Kamboja.

Satusuaraexpress.co | RIAU – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau melakukan pencegahan pemberangkatan tiga calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ilegal ke Kamboja pada Minggu (16/2/2025).

Tiga CPMI ilegal itu mulanya mendapatkan tawaran bekerja dari teman mereka yang berada di Kamboja dengan iming-imingi gaji sebesar Rp12 juta per bulan.

“Sekitar 2 minggu yang lalu masing–masing CPMI Mendapat informasi dari temannya yang ada di kamboja dan menawarkan gaji sebesar Rp.12.000.000/Bulan,” dikutip dari rilis resmi BP3MI Riau yang diterima di Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Baca juga : Kebutuhan Ekspatriat di Arab Saudi 13-15 Juta Orang, Menteri Karding: Ini Peluang Besar

Berdasarkan keterangan para CPMI ilegal, mereka akan berangkat ke Kamboja melalui Muar, Malaysia dari Pelabuhan Dumai, Riau. Para CPMI ilegal itu menyebut ada dua orang tidak dikenal yang mengurus keberangkatan mereka dari Pelabuhan Dumai ke Malaysia.

IMG 20250218 WA0004

“Minggu 16 februari 2025, tiga CPMI sampai di Dumai langsung dijemput oleh dua orang yang tidak dikenal dan membawa ketiga CPMI ke loket ‘Dumai Berkah Samudera’, pembelian tiket tujuan Dumai-Muar. Kemudian membagikan uang sebesar RM 300, Paspor dan tiket untuk berangkat ke Muar dan mengantarkan ke terminal penumpang internasional Dumai,” tulis laporan BP3MI Riau.

Usai mendengar negara tujuan para CPMI, BP3MI Riau memutuskan untuk menunda perjalanan mereka. Sebab, mereka diduga akan bekerja sebagai penipu atau admin judi online.

Baca juga : Pemprov Banten Siapkan Anggaran Rp 1 Miliar untuk Pakaian Dinas di Tengah Instruksi Efisiensi Anggaran Presiden

“Atas dasar tersebut, maka Imigrasi bersama-sama dengan KemenP2MI menunda keberangkatan mereka karena diduga akan bekerja secara ilegal di Kamboja (scammer, judi online),” tulis laporan dari BP3MI Riau.

Petugas BP3MI Riau kemudian memberikan edukasi terkait tata cara berangkat kerja secara legal ke luar negeri dan diberi informasi terkait banyaknya korban penipuan bekerja ke Kamboja.

“Selanjutnya ketiga CPMI/PMI tersebut dibawa ke helpdesk P4MI di Pelabuhan Dumai untuk diberikan edukasi dan informasi mengenai tata cara bekerja secara prosedural ke luar negeri dan diberikan informasi mengenai banyaknya korban penipuan bekerja ke Kamboja,” tulis laporan BP3MI Riau.

Baca juga : Gelap Mata, Pria Berusia 36 Tahun Habisi Nyawa Teman Istrinya Secara Brutal

Kemudian, mereka diserahkan kepada Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) untuk dibantu proses pemulangan ke daerah asal.

“Pihak Polres Dumai menyerahkan ketiga CPMI ke Kantor P4MI Dumai untuk proses pemulangan pekerja migran,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *