Wakil Wali Kota Bogor Berbagi Ilmu Pemerintahan kepada Siswa Sekolah Bogor Raya

vqR9hfRrQn0ANdekQ14qQJtHG7Dub1iRimbS9trA
Wakil Wali Kota Bogor Berbagi Ilmu Pemerintahan kepada Siswa Sekolah Bogor Raya.

Satusuaraexpress.co | Bogor — Suasana penuh semangat dan rasa ingin tahu terpancar dari wajah para siswa-siswi kelas VI Sekolah Bogor Raya (SBR), saat Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, hadir di tengah-tengah mereka untuk memaparkan wawasan seputar ilmu pemerintahan.

Dengan gaya penyampaian yang santai namun tetap serius, Jenal mengajak para siswa mengenal lebih dekat tugas, fungsi, dan peran pemerintahan di berbagai tingkatan, mulai dari kepala negara hingga pemerintahan di tingkat kota.

Dalam paparannya, Jenal menjelaskan secara bertahap struktur pemerintahan yang berlaku di Indonesia, sekaligus memperkenalkan peran kepala daerah di tingkat provinsi hingga ke tingkat kota, termasuk kedudukan wali kota dan wakil wali kota.

Ia pun merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 sebagai landasan pelaksanaan urusan pemerintahan, tak luput berbagai bidang pelayanan dasar yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bogor demi kepentingan masyarakat.

Baca jugaPemkot Bogor Tegas Tindak Angkot Usia Teknis Lebih dari 20 Tahun, Sterilisasi Kawasan Tangkal Asem Juga Dilakukan

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, ada beberapa tugas pemerintahan. Termasuk urusan Pemerintahan Kota Bogor yang berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat,” jelas Jenal, Kamis (20/8/2026).

Jenal memaparkan secara rinci bidang-bidang utama yang menjadi fokus pelayanan pemerintahan kota, meliputi kesehatan, pengelolaan persampahan, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta penanganan kemacetan lalu lintas.

Menyasar bidang kesehatan, Jenal memperkenalkan berbagai program layanan dan jaminan kesehatan yang dapat dimanfaatkan warga melalui BPJS, sekaligus menjelaskan jangkauan pelayanan yang telah tersebar di enam kecamatan seantero Kota Bogor.

Beralih ke urusan lingkungan hidup, Jenal menegaskan komitmen Pemkot Bogor dalam mengelola persampahan melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang tengah digarap. Di momen itu pun, ia mengajak para siswa untuk turut menjaga lingkungan dengan kebiasaan baik.

Baca jugaBupati Bogor Dorong Percepatan Infrastruktur demi Tarik Investasi ke Kabupaten Bogor

“Ditambah komitmen kita untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kalian siap untuk tidak membuang sampah sembarangan? Dan siap memberitahukan kepada orang tua kalian untuk tidak membuang sampah sembarangan?” tanyanya disambut antusiasme dari ruangan kelas.

Selanjutnya, Jenal menyampaikan urusan ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat. Ia menjelaskan peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam melaksanakan berbagai operasi penertiban, mulai dari pengamen jalanan hingga pedagang kaki lima yang melanggar aturan, serta menjaga keamanan di tempat-tempat umum guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.

“Semata hal itu untuk memberikan kenyamanan bagi warga masyarakat,” ujarnya.

Di urusan terakhir terkait kemacetan, Jenal menyampaikan langkah-langkah nyata yang terus digencarkan pemerintah kota, antara lain penindakan tegas terhadap angkutan kota yang sudah tidak layak jalan, sekaligus pengembangan transportasi umum massal perkotaan seperti Biskita yang diharapkan menjadi alternatif perjalanan murah dan nyaman bagi warga.

“Dengan harga yang murah, Biskita menjadi alternatif angkutan massal perkotaan di Kota Bogor,” tutup Jenal.

Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Sekolah Bogor Raya, Octavianus Muljadi, menyambut baik kedatangan dan penyampaian Wakil Wali Kota. Menurutnya, pemahaman dasar tentang pemerintahan merupakan bekal berharga bagi para siswa, terlebih hal itu berkaitan langsung dengan tugas pembelajaran yang sedang mereka jalani.

“Bahkan di kelas enam ini mereka harus mencari solusi dan melakukan penelitian tentang permasalahan yang ada, terutama di Kota Bogor. Jadi mereka sangat fokus dan antusias,” ungkap Octavianus Muljadi.

Kegiatan ini pun menjadi pengalaman berharga yang mendekatkan pemerintahan dengan generasi penerus, sekaligus menumbuhkan kesadaran sejak dini akan peran serta masyarakat dalam membangun lingkungan dan kota yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *