Satusuaraexpress.co | Cibinong — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara tegas menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci utama guna meningkatkan daya saing daerah sekaligus membuka peluang lebih luas bagi masuknya investasi ke Kabupaten Bogor.
Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menggelar rapat yang berfokus pada pembahasan sejumlah proyek strategis, meliputi pembangunan Jalan Tol Depok–Antasari–Salabenda, pembangunan Jalan Tambang, hingga pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berada di wilayah timur Kabupaten Bogor.
Suasana diskusi berjalan hangat dan penuh harapan, dihadiri oleh perwakilan DPRD Kabupaten Bogor, Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pertanahan Nasional (BPN), PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), serta jajaran perangkat daerah terkait, semuanya bersinergi guna memperlancar langkah pembangunan.
Rudy menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap percepatan pembangunan Jalan Tol Depok–Antasari yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2028. Menurutnya, jalan tol tersebut kelak akan menjadi pondasi penting yang memperkuat konektivitas wilayah, melancarkan pergerakan warga maupun arus barang, sekaligus membuka gerbang pertumbuhan ekonomi yang lebih pesat.
Baca juga : Di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkab Bogor Tetap Utamakan Pelayanan Dasar dan Pembangunan Merata
“Kami memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan Jalan Tol Depok–Antasari. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen membantu seluruh proses yang menjadi kewenangan daerah, baik dari aspek administratif maupun dukungan di lapangan, sehingga tahapan pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan lancar,” ujar Rudy, Jumat (7/8/2026).
Beliau juga memandang pembangunan infrastruktur bukan sekadar penyediaan akses jalan semata, melainkan sebagai penggerak lahirnya kawasan-kawasan ekonomi baru yang kelak mampu menyerap tenaga kerja dan meningkatkan taraf hidup masyarakat luas.
Terhubungnya jalan tol ini dengan jaringan tol lainnya dipastikan akan mendongkrak daya tarik Kabupaten Bogor di mata para penanam modal, mengingat akses menuju kawasan industri, permukiman, serta pusat perdagangan menjadi jauh lebih praktis dan efisien.
Baca juga : Dilanda Longsor, 134 KK Berhasil Dievakuasi Akibat Banjir Bandang Di Kabupaten Bogor
Selain pembangunan jalan tol, perhatian turut tertuju pada percepatan pembangunan Jalan Tambang serta pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur. Ketiga proyek tersebut saling melengkapi, bagai rangkaian kepingan yang menyempurnakan gambaran pemerataan pembangunan dan penguatan struktur perekonomian daerah.
“Agar pelaksanaan berjalan tepat sasaran, saya instruksikan pengaktifan kembali Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) mulai pekan depan, guna memperlancar penyelesaian persoalan pengadaan tanah melalui koordinasi yang erat antar seluruh pemangku kepentingan, ” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, hadir pula tokoh pengusaha dari PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk Jusuf Hamka yang menyampaikan wacana pengembangan jalur penghubung baru. Beliau menyebutkan rencana pembangunan jalan tol yang membentang dari Sawangan menuju Bojonggede, lalu berlanjut hingga Salabenda. Nantinya, jalur tersebut diharapkan dapat tersambung dengan Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) hingga ke arah Caringin.
Meski demikian, Jusuf Hamka atau yang akrab disapa Babah Alun mengungkapkan bahwa pembicaraan tersebut masih bersifat penjajakan dan belum mencapai kesepakatan resmi. Tim teknis dari kedua belah pihak dijadwalkan akan kembali menggelar rapat pembahasan pada minggu mendatang. Meski begitu, beliau merasa optimis, mengapresiasi kesiapan dan responsivitas jajaran Pemkab Bogor dalam menyambut gagasan tersebut.
“Pemkab Bogor ada Sekda dan Kepala Kantor BPN yang jago ngerti jalan tol, bahkan Pak Bupatinya responsif,” ungkapnya.
Beliau pun menyisipkan harapan agar kelak Kabupaten Bogor dapat merasakan dampak kesejahteraan yang lebih besar dibanding wilayah yang pernah beliau kerjakan sebelumnya. Dengan langkah nyata mempercepat pembangunan infrastruktur yang didukung kolaborasi lintas pihak, Pemerintah Kabupaten Bogor pun menaruh harapan besar agar iklim investasi kian membaik, pertumbuhan ekonomi kian terpacu, dan manfaat nyata dirasakan langsung oleh masyarakat melalui akses yang semakin terbuka, peluang usaha yang semakin lebar, serta lapangan kerja yang terus bermunculan.













