Satusuaraexpress.co | Kab.Bogor — Di tengah cuaca yang cerah dan intensitas hujan yang masih terkendali, Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bergerak cepat menyiapkan upaya penanganan risiko banjir yang kerap melanda wilayah utara. Langkah strategis yang diambil adalah melakukan normalisasi pada saluran irigasi dan aliran sungai yang tersebar di empat kecamatan utama.
Kawasan yang menjadi fokus perbaikan meliputi Kecamatan Kemang, Ciseeng, Parung, dan Rancabungur, wilayah yang selama ini dikenal sering mengalami genangan air maupun banjir setiap curah hujan meningkat. Rencana ini disampaikan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto saat berada di Cibinong, kemarin.
Ia menekankan bahwa kondisi alam yang sedang bersahabat saat ini menjadi momentum paling tepat untuk memulai penataan, sebelum musim hujan dengan intensitas lebih tinggi tiba kembali. “Ketika kondisi cuaca mendukung seperti saat ini, kita harus bergerak cepat melakukan penataan dan normalisasi saluran irigasi maupun sungai,” ujar Rudy.
Pembahasan rinci mengenai rencana ini telah disepakati dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Kecamatan Kemang. Pertemuan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan serta jajaran pemerintah dari Kemang, Parung, dan Ciseeng. Tujuan utama dari pekerjaan ini adalah mengembalikan fungsi asli saluran air agar dapat beroperasi secara maksimal, sehingga mampu menampung dan mengalirkan air dengan lancar tanpa meluap ke pemukiman warga.
Baca juga : Pemprov Jabar Mulai Perbaiki Dinding Penahan Tanah Longsor di Jalan Kebon Pedes Bogor
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah memilih jalur pendekatan yang humanis dan persuasif. Sosialisasi akan dilakukan secara bertahap kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki bangunan atau struktur yang berdiri di area saluran irigasi maupun batas sempadan sungai keberadaannya sering kali menjadi penghambat utama kelancaran aliran air.
“Kami berharap ada kesadaran bersama untuk mengembalikan fungsi saluran irigasi sebagaimana mestinya,” tegas Rudy.
Ia juga mengajak seluruh warga di keempat kecamatan tersebut untuk memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Menurutnya, keberhasilan penanganan banjir tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik semata, melainkan juga butuh sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.
Baca juga : Rekrut 848 Anak, Upaya Pemkot Bogor Tekan Angka Putus Sekolah Lewat Pendidikan Nonformal
“Dengan kolaborasi yang baik, persoalan banjir yang hampir selalu terjadi saat hujan di wilayah utara Kabupaten Bogor dapat kita tuntaskan bersama,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki keyakinan penuh bahwa melalui normalisasi yang direncanakan secara matang dan terstruktur, kapasitas aliran air akan meningkat secara signifikan. Hal ini diharapkan mampu mengurangi jumlah titik rawan banjir, sekaligus mewujudkan lingkungan hunian yang lebih aman, bersih, dan nyaman bagi seluruh penduduk.













