Satusuaraexoress.co | Jakarta – Momentum bulan suci Ramadan 2026 kembali diwarnai dengan aksi kepedulian sosial yang menyentuh hati di wilayah Jakarta Barat. Pada Selasa sore (24/2/2026), jajaran Satuan Pelayanan Perhubungan (Satpelhub) Kecamatan Tambora turun ke jalan bukan untuk sekadar mengatur lalu lintas, melainkan untuk melaksanakan kegiatan bertajuk “Giat Berbagi Takjil 2026”. Aksi simpatik ini dipusatkan di titik strategis, yakni kawasan Lampu Merah Jembatan 2, yang merupakan salah satu urat nadi transportasi padat di wilayah tersebut.
Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 17.20 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Pelayanan Perhubungan (Kasatpelhub) Kecamatan Tambora, Dedi Setiadi, didampingi oleh Komandan Regu (Danru) Edi Solehudin. Kehadiran para petugas di tengah kemacetan sore hari memberikan suasana sejuk bagi para pengendara motor, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang sedang berjuang menembus kepadatan jalanan Jakarta untuk sampai ke rumah sebelum azan Magrib berkumandang.
Wujud Nyata Pengabdian Masyarakat
Bagi Satpelhub 63 Tambora, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat di luar tugas pokok fungsi (tupoksi) mereka dalam menjaga kelancaran jalan. Dengan seragam lengkap, para personel dengan ramah menghampiri para pengguna jalan untuk memberikan paket takjil yang telah disiapkan. Senyum sumringah terpancar dari wajah para warga yang menerima bantuan tersebut, menciptakan interaksi positif antara aparatur pemerintah dan rakyat.
”Ijin melaporkan Giat Berbagi Takjil 2026 ini dilaksanakan dalam rangka ‘Berbagi Takjil untuk Bersama’. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan membawa berkah bagi saudara-saudara kita yang sedang menjalani ibadah puasa tahun ini,” ungkap laporan resmi dari pihak Satpelhub Tambora. Pesan ini menekankan bahwa semangat Ramadan harus menjadi pemantik bagi semua pihak untuk lebih peka terhadap kondisi sesama.
Membangun Sinergi di Jalan Raya
Selain nilai ibadah, aksi ini juga menjadi strategi jitu dalam membangun kesadaran berlalu lintas secara persuasif. Melalui pendekatan yang humanis seperti pembagian makanan berbuka, diharapkan masyarakat merasa lebih dekat dengan petugas Dishub. Sinergi ini sangat penting mengingat kawasan Tambora dan Jembatan 2 memiliki tingkat mobilitas yang sangat tinggi, di mana kerja sama antara petugas dan pengguna jalan menjadi kunci utama ketertiban transportasi.
Hingga menjelang waktu berbuka, seluruh personel tetap siaga memastikan distribusi takjil berjalan tertib tanpa mengganggu arus lalu lintas di perempatan Jembatan 2. Kegiatan ini pun mendapatkan apresiasi luas di media sosial, di mana masyarakat memberikan respon positif terhadap dedikasi jajaran Satpelhub dalam menyemarakkan syiar Ramadan melalui aksi nyata. Melalui doa dan harapan yang tulus, Satpelhub Tambora berharap semangat berbagi ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi instansi lain untuk menebar kebaikan di tengah masyarakat Jakarta yang heterogen.













