Banten  

Curah Hujan Tinggi, Anggota Polres Tangerang Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir

IMG 20260123 WA0010
Anggota Polres Tangerang Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir.

Satusuaraexpress.co | Tangerang — Hingga Kamis (22/01/2026) pukul 23.00 WIB, wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota menghadapi dampak bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi yang melanda sejumlah daerah. Berdasarkan data resmi yang dicatat, sebanyak 32 titik di berbagai kecamatan mengalami banjir dan genangan air yang memengaruhi aktivitas sehari-hari masyarakat.

Bencana yang terjadi tidak menimbulkan korban jiwa, namun memberikan dampak signifikan terhadap pemukiman dan aktivitas warga. Sebanyak 160 orang dari 16 Kepala Keluarga (KK) terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan mengungsi ke lokasi-lokasi pengungsian yang telah disiapkan oleh petugas terkait.

Genangan air menyebar ke berbagai kecamatan, antara lain Benda, Ciledug, Cipondoh, Pinang, Jatiuwung, Sepatan, Pakuhaji, dan Teluknaga. Ketinggian genangan bervariasi, mulai dari 5 sentimeter hingga mencapai 120 sentimeter. Kondisi terparah tercatat di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, di mana ketinggian air menyebabkan akses Jembatan Bendungan Polor tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua.

IMG 20260123 WA0009

Selain masalah banjir dan genangan, satu kejadian pohon tumbang juga tercatat di wilayah Pakuhaji, tepatnya di Kampung Kebon Cabe, Desa Gaga. Pohon jenis waru dengan tinggi sekitar 25 meter dan diameter batang 2 meter tumbang akibat cuaca ekstrem, menimpa dua unit rumah warga. Meskipun menyebabkan kerusakan pada properti, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Sebagai bentuk antisipasi dan kesiapsiagaan, Polres Metro Tangerang Kota telah mendirikan empat Posko Siaga Bencana yang tersebar di berbagai lokasi strategis: Kantor Polres Metro Tangerang Kota sendiri, Kantor Damkar Kecamatan Benda, Kantor Satpol PP Kecamatan Teluknaga, serta di Kampung Alar Indah, Desa Kohod, Pakuhaji.

Baca juga : Lumpuh Akibat Banjir, Truk Dinas Pertamanan Evakuasi Pemotor di TL Kembangan

Upaya penanganan dilakukan secara komprehensif dan terkoordinasi. Langkah-langkah yang diambil meliputi evakuasi warga terdampak secara aman, pengaturan serta pengalihan arus lalu lintas di titik-titik yang rawan tergenang atau tidak dapat dilewati, pembersihan lokasi kejadian pohon tumbang, koordinasi yang erat dengan Pemerintah Daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan seluruh stakeholder terkait.

Selain itu, juga dilakukan patroli serta pengamanan rumah-rumah yang ditinggalkan oleh warga pengungsi, serta pemeriksaan medis dasar yang diberikan oleh puskesmas setempat.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi secara intensif. Informasi perkembangan situasi akan disampaikan secara berkala setiap satu jam untuk memastikan keamanan dan keselamatan seluruh masyarakat.

“Seluruh jajaran tetap siaga dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat hingga situasi benar-benar dinyatakan aman dan kondusif,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *