Satusuaraexpress.co | Jakarta – Kawasan lampu merah (TL) Kembangan, Jakarta Barat, sempat mengalami kelumpuhan total akibat genangan air yang cukup tinggi pada Jumat siang. Menanggapi situasi yang menyulitkan mobilitas warga, petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) bekerja sama dengan Dinas Pertamanan melakukan aksi sigap membantu para pengendara roda dua.
Inisiatif “Gendong” Kendaraan
Melihat antrean kendaraan yang mengular dan banyaknya motor yang mogok akibat memaksakan diri menerjang banjir, petugas mengerahkan armada truk operasional milik Dinas Pertamanan. Truk yang biasanya digunakan untuk mengangkut tanaman dan peralatan taman tersebut dialihfungsikan menjadi sarana evakuasi darurat.
Para petugas di lapangan bahu-membahu menaikkan sepeda motor milik warga ke atas bak truk. Langkah ini dilakukan agar para pengendara bisa melintasi titik banjir terdalam tanpa merusak mesin kendaraan mereka.
Aksi jemput bola ini disambut baik oleh masyarakat yang terjebak di lokasi. Salah satu warga yang melintas mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan tersebut.
”Sangat terbantu sekali. Kalau tidak ada truk ini, mungkin motor saya sudah turun mesin karena nekat terjang air. Terima kasih untuk petugas Dishub dan Dinas Pertamanan yang sudah sigap di lokasi,” ujar seorang pengendara di lokasi.
Berdasarkan laporan koordinasi di lapangan, hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas mulai menunjukkan pergerakan meskipun masih lambat. Kerjasama lintas dinas ini terbukti efektif dalam mengurai penumpukan volume kendaraan di titik-titik krusial.
”Situasi secara umum terpantau aman dan terkendali (TKA). Kami tetap bersiaga di lokasi hingga debit air menurun dan jalanan aman untuk dilalui semua jenis kendaraan,” lapor Pak Haji, salah satu petugas yang mengoordinasi jalannya evakuasi di TL Kembangan.













