Konfederasi KASBI Ajak Anggotanya Gelar Aksi Nasional di Gedung DPR RI

IMG 20251105 WA00122

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Pengurus Pusat Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menyerukan kepada seluruh anggotanya di berbagai daerah untuk menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta. Aksi ini direncanakan sebagai bentuk protes terhadap kondisi buruh yang semakin terpuruk akibat maraknya informalisasi dan eksploitasi sistemik.

Menurut KASBI, kaum buruh saat ini menghadapi berbagai permasalahan serius, mulai dari upah murah, fleksibilitas sistem kerja seperti outsourcing, kontrak, harian lepas, dan sistem magang yang merugikan. Selain itu, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran akibat krisis ekonomi global semakin memperparah keadaan.

Tidak hanya itu, KASBI juga menyoroti semakin sempitnya ruang demokrasi bagi rakyat dan meningkatnya tindakan represif negara terhadap gerakan rakyat yang kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan. Oleh karena itu, KASBI bertekad untuk memperkuat perjuangan rakyat dengan menjalin solidaritas dan terus menyuarakan aspirasi.

KASBI menyoroti Putusan MK No. 168/PUU-XXI/2023 terkait Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja yang membuka peluang perubahan untuk pembentukan Undang-undang Ketenagakerjaan yang pro terhadap buruh. Namun, pemerintah dan DPR dinilai lamban dan pasif dalam melibatkan buruh dalam proses tersebut.

Baca juga : Pasar Jambul Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Khidmat

KASBI menegaskan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi serikat buruh untuk mengambil peran terdepan dalam mendesak dan memperjuangkan hak-haknya sebagai warga negara, demi masa depan yang lebih baik, sejahtera, dan produktif.

Aksi nasional ini akan digelar pada tanggal 6 November 2025, dengan titik kumpul di Fly Over Taman Ria Senayan mulai pukul 10.00 WIB. Massa aksi akan melakukan long march menuju Gedung DPR RI, diikuti dengan orasi dari pimpinan pusat KASBI dan perwakilan KASBI dari berbagai daerah.

Selain itu, sekitar 100 perwakilan KASBI akan melakukan pertemuan dengan pimpinan DPR RI, Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI, dan Komisi 9 DPR RI untuk membahas poin-poin penting tuntutan perjuangan KASBI agar segera direalisasikan.

Dalam aksi tersebut, KASBI akan membawa simbolik Patung Gurita, poster tuntutan, spanduk, baliho, umbul-umbul, dan bendera. Beberapa pentas seni buruh juga akan ditampilkan, antara lain Sanggar Tari Candrakanti Buruh Subang, Tari Buruh Cimahi, Musik Band Buruh Sumedang, Pencak Silat buruh Banten, dan Puisi buruh Karawang.

Baca juga : Tolak Rancangan Larangan Merokok, Asphija Ajak Pengusaha Tempat Hiburan Geruduk Gedung DPRD DKI

Aksi ini diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 5.000 massa aksi buruh yang berasal dari anggota KASBI wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Selatan, dan daerah lainnya.

Tuntutan utama yang akan disuarakan dalam aksi ini meliputi:

– Sahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan Pro Buruh
– Berlakukan Upah Layak Nasional & naikkan upah 2026 minimal 15%
– Hapus sistem kontrak kerja, outsourcing, pemagangan eksploitatif, dan kemitraan palsu ojol
– Lindungi buruh perempuan; segera meratifikasi Konvensi ILO 190
– Sediakan Day Care murah & berkualitas, serta ruang laktasi
– Jamin hak buruh perkebunan, pertanian, pertambangan, pendidikan & kesehatan
– Lindungi buruh migran & pekerja perikanan; ratifikasi Konvensi ILO 188
– Turunkan harga sembako, BBM, TDL, dan tarif tol
– Hentikan represi & kriminalisasi gerakan rakyat; bebaskan seluruh aksi tahanan
– Hentikan perang, blokade ekonomi, dan genosida — dukung kemerdekaan Palestina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *