Gawat, Dua Desa di Bogor Terancam Dilelang Usai Dijadikan Jaminan Utang Bank

WhatsApp Image 2025 07 08 at 112033 1686021479
Ilustrasi

Satusuaraexpress.co | Bogor — Publik dikejutkan dengan kabar dua desa di Kabupaten Bogor, yakni Desa Sukaharja dan Sukamulya yang terancam dilelang usai dijadikan jaminan utang Bank. Kini warga desa resah karena sejumlah bangunan dipasangi plang akan disita.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDesa) Jabar, Ade Afriandi mengatakan persoalan diawali dari sengketa lahan sitaan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia atau BLBI dari terpidana atas nama Lee Darmawan K Halias Lee Chin Kiat.

Berdasarkan dokumen Desa Sukaharja, pada 1983, Lee Darmawan yang menjabat Direktur PT Bank Perkembangan Asia memberikan pinjaman Rp 850 juta kepada PT Perkebunan dan Peternakan Nasional Gunung Batu dengan jaminan 406 hektar yang berada di Sukaharja, berbatasan langsung dengan Desa Sukawangi.

Baca juga : Berawal Dari Prakarya Murid PAUD di Solo Sunat Sunatan Utama, Eh Gunting Alat Vital Beneran Jadi Sunat Beneran

Tahun 1991, terdapat Putusan Mahkamah Agung dalam perkara Pidana Korupsi dengan tersangka Lee Darmawan dan menyita lahan agunan PT Perkebunan dan Peternakan Nasional Gunung Batu. Namun, luas tanah yang disita bertambah dari semula 406 menjadi 445 hektare.

Tiga tahun berselang, eksekusi dilakukan oleh Satgas Gabungan BI dan Kejagung.

Baca juga : Otoritas Taiwan Temukan Kandungan Residu Pestisida Etilen Oksida di Mie Instan Indomie

Sementara itu, hasil verifikasi tahun 1994 yang dilaporkan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta hanya menemukan sekitar 80 hektar karena warga setempat tidak pernah benar-benar menjual tanahnya.

“Warga baru menerima tanda jadi, sementara nama penjual pun tidak dikenal,” terangnya.

Namun, pada 2019 hingga 2022, Satgas BLBI bersama BPN kembali mengeklaim 445 hektar tanah sitaan Lee Darmawan. Semua pemindahan hak atas tanah, sertifikasi hasil jual beli hingga pajak bumi dan bangunan pun diblokir tanpa mengindahkan hasil verifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *