Satusuaraexpress.co | Solo — Murid Pendidikan Anak Sekolah Dini (PAUD) di Solo yang sedang melakukan prakarya di kelas mengalami insiden memilukan. Alat vitalnya terluka akibat gunting yang dipakai untuk bermain.
Peristiwa bermula ketika ada praktek prakarya berupa gunting-menggunting, potong-memotong, tempel-menempel di sekolah tersebut.
Awalnya, murid melakukan kegiatan di bawah pendampingan guru. Namun setelah kegiatan selesai, guru mendampingi siswa untuk cuci tangan.
Baca juga : Polrestro Jaksel Mengungkap Kasus Penipuan Modus Dukun Pengganda Uang
Di saat itulah, siswa yang ditinggal mengambil gunting dan melukai alat vital temannya di dalam kelas hingga terluka.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dwi Ariyanto mengatakan siswa tersebut diduga menggunting penis temannya karena mempraktikkan khitanan atau sunatan. Korban mengalami luka yang cukup parah langsung dibawa ke rumah sakit, termasuk melakukan tindakan sunat betulan sebagai bagian dari proses pemulihan.
Baca juga : Dinas Perhubungan DKI Rekayasa Lalu Lintas Jalan TB Simatupang
“Tingkat keparahannya tetap parah tapi masih bisa diselamatkan. Kemungkinan masih berfungsi dengan baik,” jelas Dwi.
Dwi menyebut kedua orang tua telah sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, walaupun sebelumnya pihak korban sempat melaporkan kasus melalui akun Instagram Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani.













