Mulai Tahun 2026, Maskapai Eropa Siapkan Kursi Berdiri dengan Biaya Murah

kursi berdiri
Kursi berdiri.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Maskapai berbiaya murah di Eropa sedang bersiap mengganti sebagian kursi pesawat dengan kursi berdiri mulai tahun 2026. Kursi ini bernama Skyrider 2.0. Desainnya menyerupai pelana dan memungkinkan penumpang bersandar pada sudut 45 derajat, bukan duduk seperti biasa.

Jarak antar kursi hanya sekitar 23 inci, lebih sempit dibandingkan kursi ekonomi standar yang memiliki jarak 30 inci dan dirancang untuk penerbangan pendek dengan durasi maksimal dua jam.

Skyrider 2.0 disebut 504 lebih ringan dan memiliki lebih sedikit komponen dari kursi biasa, sehingga lebih hemat ruang dan mudah dirawat. Inilah yang membuat maskapai bisa menampung lebih banyak penumpang dan menekan harga tiket.

Baca juga : Ungkap Dugaan Korupsi, Eks Pegawai Baznas Justru Ditetapkan Tersangka

Kursi ini merupakan versi terbaru dari desain asli “Skyrider” yang pertama kali diperkenalkan pada 2018 oleh perusahaan Italia, Avio Interiors. Mereka memperkirakan kursi ini bisa menambah kapasitas penumpang hingga 20x.

Namun, meski sudah memenuhi standar keselamatan dasar, seperti uji tabrakan dan struktur kabin, kursi ini masih belum lolos sertifikasi penuh dari badan penerbangan seperti FAA dan EASA.

Baca juga : Presiden Prabowo Tunjuk Letjen Djaka Budi Utama Jadi Dirjen Bea Cukai

Beberapa tantangan masih harus diatasi, termasuk bagaimana kursi ini akan memengaruhi proses evakuasi darurat dan kenyamanan penumpang.

Belum ada informasi pasti mengenai harga tiket, namun kursi ini ditargetkan sebagai alternatif super hemat bagi penumpang. Jika diuji dan disetujui, Skyrider 2.0 mungkin akan menjadi pemandangan baru di penerbangan pendek maskapai budget dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *