Satusuaraexpress.co | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Letnan Jenderal Djaka Budi Utama dipercaya sebagai Direktur Jenderal Bea Cukai untuk menggantikan Askolani.
Letnan Jenderal Djaka Budi Utama saat ini mengemban tugas amanat sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN). Dia dilantik pada Oktober 2024.
Sebagai perwira tinggi TNI dengan rekam jejak yang panjang dan pengalaman di berbagai posisi strategis, Letjen Djaka Budi dinilai memiliki kapasitas dalam mengawal reformasi sistem perpajakan Indonesia agar lebih akuntabel dan berintegritas.
Baca juga : Kejati DKI Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi PT Telkom
Hal ini juga sejalan dengan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan khusus yang membahas penguatan penerimaan negara.
Profil Singkat Letjen Djaka Budi
Letjen TNI Djaka Budi Utama lahir pada 9 November 1967 di Jakarta. Ia menempuh pendidikan di SMA Negeri 39 Jakarta sebelum akhirnya lulus dari Akademi Militer Magelang pada tahun 1990.
Ia berasal dari kecabangan Infanteri, khususnya Komando Pasukan Khusus (Kopassus), dan telah menjalani berbagai penugasan di bidang militer maupun sipil.
Letjen Djaka Budi juga dikenal sebagai salah satu anggota dari Tim Mawar, sebuah satuan operasi Kopassus yang terkenal karena keterlibatannya dalam beberapa kasus pada 1997-1998. Dalam struktur Tim Mawar, ia menjabat sebagai wakil Komandan Unit II.
Baca juga : BPOM RI Memberikan Izin Pelaksanaan Uji Klinis Tahap 3 Vaksin TBC
Penunjukan Letjen Djaka Budi sebagai Dirjen Bea Cukai menjadi babak baru bagi institusi tersebut. Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya reformasi dan penguatan integritas sistem perpajakan serta penerimaan negara.
Kepercayaan yang diberikan kepada Letjen Djaka Budi mencerminkan harapan besar agar instansi Bea dan Cukai dapat menjalankan fungsi strategisnya secara lebih independen dan efektif.
Baca juga : Pengacara Jokowi Ultimatum Pihak Tak Bertanggung Jawab Menghentikan Tuduhan Ijazah Palsu
Dengan latar belakang militer yang kuat dan pengalaman di berbagai lembaga pemerintahan, Letjen Djaka Budi membawa harapan baru dalam memimpin Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Tantangan besar tentu menantinya, namun komitmen terhadap integritas dan akuntabilitas akan menjadi kunci keberhasilannya.
Karier Militer dan Pemerintahan
Perjalanan karier Letjen Djaka Budi sangat beragam. Ia pernah menjadi:
1. Anggota Tim Mawar (1997-1998)
2. Danyonif 115/Macan Lauser (2004-2007)
3. Dandim 0908/Bontang
4. Danrem 012/Teuku Umar (2016-2017)
5. Danpusintelad (2017-2018)
6. Waaspam Kasad (2018-2020)
7. Kasdam XII/Tanjungpura (2020-2021)
8. Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam
9. Negeri Kemenko Polhukam (2021-2023)
10. Pa Sahli Tingkat III Bidang Ekkudag Panglima TNI (2023)
11. Staf Khusus Panglima TNI (2023)
12. Pa Sahli Tingkat III Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI (2023)
13. Asintel Panglima TNI (2023)
Irjen Kementerian Pertahanan (2024)
Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (2024)
14. Penugasan terakhirnya sebagai sekretaris utama BIN memperkuat rekam jejaknya dalam posisi strategis, sebelum akhirnya dipercaya menjabat sebagai Dirjen Bea Cukai pada 2025.













