Kualitas Udara Kota Bogor Membaik, Warga Diimbau Tetap Waspada

Kadis Kominfo Bogor
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bogor, Ana Ismawati.

Satusuaraexpress.co | Bogor — Pemerintah Kota Bogor menyatakan kualitas udara di wilayahnya telah membaik dan berada pada kategori aman pasca-sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, sehingga masyarakat diperbolehkan kembali beraktivitas di luar ruangan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bogor, Ana Ismawati, menyampaikan perbaikan tersebut terlihat dari parameter Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yan tercatat sebesar 20,1 pada 8 September 2026, masuk dalam kategori baik dengan rata-rata konsentrasi partikulat dalam 24 jam sebesar 36,7 µg/m³. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditekankan kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Pemantauan kesehatan harian yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bogor di seluruh puskesmas per 8 September 2026 mencatat adanya kenaikan total kasus kesehatan dari 1.669 menjadi 2.022 pasien. Kasus ISPA mengalami peningkatan paling signifikan, naik 24 persen dari 1.472 menjadi 1.824 kasus, disertai kenaikan kasus asma dan dermatitis, ” kata Ana, Kamis (10/9/2026).

Baca jugaPemkot Bogor Berlakukan PJJ demi Keselamatan Peserta Didik

Sementara itu, kasus konjungtivitis tetap stabil, sedangkan pneumonia dan PPOK justru menurun. Pihak Dinkes menegaskan bahwa hubungan langsung kenaikan kasus tersebut dengan dampak erupsi masih memerlukan kajian medis lebih mendalam, karena dipengaruhi juga oleh faktor cuaca, daya tahan tubuh, dan perilaku individu.

Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah Kota Bogor telah mendistribusikan 190.000 masker ke berbagai lapisan masyarakat dan instansi terkait, menerbitkan Surat Edaran kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, serta menyiapkan stok logistik medis seperti masker respirator N95/KN95, inhaler, tetes mata steril, dan tabung oksigen.

“Upaya perlindungan juga difokuskan kepada kelompok rentan, yaitu anak-anak, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta pekerja yang beraktivitas di luar ruangan, ” ujarnya.

Masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada, menggunakan masker dan pakaian pelindung saat berada di luar ruangan, menjaga kebersihan dan sirkulasi udara di dalam ruangan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *