Pertumbuhan dan Komitmen Berkelanjutan Ichinogami Papercraft Expert Bersama PLN

IMG 20260910 WA0008
Suasana booth Ichinogami Papercraft Expert di Stasiun Kereta Cepat Halim, saat melayani pelanggan yang tertarik dengan kriya kertas 3 dimensi berbahan _eco paper_. Sebagai UMKM binaan PLN UID Jakarta Raya, Ichinogami sukses meningkatkan omzet berkat bantuan operasional dan pembinaan manajemen yang berkelanjutan.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya beserta Hub UMK Jakarta Raya telah memberikan dukungan menyeluruh kepada PT Ika Cipta Harmoni yang beroperasi dengan nama merek Ichinogami Papercraft Expert, untuk terus berkembang dan memperkuat daya saing usahanya di pasar yang semakin kompetitif.

Hasil dari pembinaan dan pendampingan tersebut terlihat sangat nyata yakni mitra binaan PLN ini berhasil meningkatkan omzet hingga mencapai Rp2 miliar, atau tumbuh sebesar 400 persen, berkat pengembangan produk kriya kertas tiga dimensi yang sejak awal mengedepankan prinsip-prinsip ramah lingkungan.

Pertumbuhan luar biasa ini tidak terjadi secara kebetulan, melainkan didukung oleh penguatan kapasitas produksi dan pengelolaan usaha yang berjalan bertahap melalui berbagai program pembinaan yang diselenggarakan PLN.

Pemberian bantuan berupa mesin cetak serta pendampingan manajemen keuangan secara langsung mendorong peningkatan kapasitas produksi yang sangat signifikan dari sekitar 10.000 unit per bulan menjadi 100.000 unit per bulan, atau meningkat sepuluh kali lipat.

Baca jugaWali Kota Jakarta Barat Berikan Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran

Selain itu, PLN UID Jakarta Raya juga memfasilitasi proses perolehan sertifikasi SNI Keamanan Mainan Anak. Sertifikasi ini menjadi bukti standar kualitas yang diakui secara nasional, turut memperkuat kepercayaan pasar, serta membuka peluang luas bagi Ichinogami untuk memperluas jangkauan pasar ke segmen korporasi (B2B), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga instansi pemerintah.

Putri Ayu Pratami, selaku pendiri Ichinogami Papercraft Expert, menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan PLN merupakan salah satu bagian paling penting dalam perjalanan pengembangan bisnisnya. Menurutnya, pendampingan yang diberikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas produksi semata, tetapi juga mendorong Ichinogami untuk membangun proses usaha yang lebih mandiri, terstruktur, dan memenuhi standar operasional yang baik.

“Sebelumnya kami sangat bergantung pada vendor percetakan luar sehingga waktu pengerjaan lambat dan biaya produksi tinggi. Berkat dukungan mesin cetak dari PLN UID Jakarta Raya dan pendampingan Hub UMK Jakarta Raya, kami kini lebih mandiri secara operasional, mampu melayani pesanan small batch dengan lebih cepat, dan dipercaya oleh lebih dari 40 klien korporasi aktif,” ungkap Putri, Kamis (10/9/2026).

Seiring dengan pesatnya pertumbuhan usaha, Ichinogami juga semakin memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis yang ramah lingkungan. Seluruh produk kriya kertas tiga dimensi yang dihasilkan kini menggunakan 100 persen kertas ramah lingkungan (eco paper) yang telah memiliki sertifikasi internasional, yaitu Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) dan Forest Stewardship Council (FSC).

Baca jugaPasca Gempa M7,7, PLN Berhasil Pulihkan Seluruh Sistem Kelistrikan Flores

Penggunaan bahan baku bersertifikat ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam mendukung penggunaan bahan baku yang berasal dari pengelolaan hutan yang dikelola secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Komitmen terhadap lingkungan tersebut tidak hanya berhenti pada pemilihan bahan baku, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai inovasi dalam proses produksi sehari-hari. Bersama tim Hub UMK Jakarta Raya, Ichinogami berhasil mengubah buku panduan cetak yang sebelumnya dicetak dalam jumlah besar menjadi kode QR interaktif yang dapat diakses secara digital, langkah yang mampu menghemat penggunaan kertas hingga 50.000 lembar per tahun.

Selain itu, sisa potongan kertas dari kegiatan lokakarya tidak dibuang begitu saja, melainkan dimanfaatkan kembali menjadi karya seni bernilai jual. Bahkan, program pengembalian kemasan bekas bernomor seri sedang dalam tahap persiapan agar kemasan produk dapat digunakan kembali berulang kali, sehingga mengurangi limbah kemasan secara signifikan.

Sementara, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyatakan bahwa pembinaan UMK yang dilakukan melalui Hub UMK Jakarta Raya diarahkan untuk mendorong UMK agar semakin mandiri, kompetitif, dan mampu menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan, bukan sekadar memberikan bantuan sesaat.

Baca jugaPLN Genjot Pengembangan Energi Air, Capaian 79 Persen dari Target RUPTL

“Bagi kami, keberhasilan pembinaan bukan hanya ketika bantuan diberikan, tetapi ketika UMK mampu berkembang, semakin mandiri, dan memiliki daya saing. Ichinogami menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Ini menjadi contoh bagaimana inovasi dan prinsip keberlanjutan dapat menciptakan nilai tambah bagi usaha,” ujar Andy Adcha.

Ia menambahkan bahwa PLN akan terus mendorong UMK binaan melalui pengembangan kapasitas, peningkatan kualitas produk, perluasan akses pasar, serta penerapan praktik bisnis yang berkelanjutan.

“Kami berharap semakin banyak UMK binaan PLN yang mampu naik kelas, memperluas pasar, dan menciptakan dampak yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan,” tambahnya.

Atas keseriusan dan komitmennya dalam mengembangkan bisnis yang berkelanjutan, Ichinogami kini menjadi salah satu UMK pionir binaan PLN UID Jakarta Raya yang berhasil menyusun Laporan Keberlanjutan Mandiri (Sustainability Report) dengan berlandaskan pada Panduan LESTARI.

Capaian ini sekaligus mengantarkan Ichinogami menjadi kandidat unggulan PLN TJSL Awards 2026 untuk kategori UMK Terbaik, sebuah pengakuan yang menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan.

Perjalanan Ichinogami membuktikan bahwa pendampingan yang tepat, berkelanjutan, dan menyeluruh yang mencakup penguatan kapasitas usaha, peningkatan kualitas produk, akses pasar, serta inovasi berkelanjutan dapat membantu usaha lokal tumbuh menjadi lebih kuat, lebih mandiri, dan sekaligus menerapkan prinsip keberlanjutan di setiap aspek proses bisnisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *