BPS Kota Bogor Mulai Sensus Ekonomi 2026, Pendataan Perdana Dilakukan ke Wali Kota

4RiZ5P16lklcTSbndwe2TAk47ENlHHRTGkWBh2Hv
BPS Kota Bogor Mulai Sensus Ekonomi 2026, Pendataan Perdana Dilakukan ke Wali Kota.

Satusuaraexpress.co | Bogor — Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan melakukan pendataan perdana kepada Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Kegiatan ini berlangsung di kediaman pribadi Wali Kota yang berada di wilayah Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan strategis nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Tujuan utama dari pelaksanaan sensus ini adalah untuk memperoleh gambaran yang lengkap, akurat, dan menyeluruh mengenai kondisi serta struktur perekonomian nasional. Informasi yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.

Mengusung tagline “Mencatat Ekonomi Indonesia”, Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung secara bertahap hingga tanggal 31 Agustus 2026. Menyikapi dimulainya kegiatan ini, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, meminta dukungan aktif dari seluruh aparatur wilayah untuk membantu menyebarkan informasi kepada masyarakat luas.

“Kepada seluruh warga Kota Bogor, dengan bantuan lurah, camat, ketua RT, ketua RW, LPM, BKM, Karang Taruna, dan seluruh elemen masyarakat, saya harap dapat membuka pintu seluas-luasnya bagi petugas BPS Kota Bogor. Mari kita dukung agar proses pencatatan berjalan lancar dan memastikan seluruh warga Kota Bogor tercakup dalam Sensus Ekonomi Indonesia Tahun 2026,” tegasnya.

Baca jugaHadiri Pameran Pesona Pusaka Nusantara, Walikota Bogor Dorong Pasar Gembrong Jadi Pusat Kebudayaan

Kepala BPS Kota Bogor Raden Gandari Adianti Aju Fatimah, menjelaskan bahwa pendataan yang dilakukan kepada Wali Kota Bogor ini menjadi langkah awal atau pendataan perdana dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Kota Bogor.

“Kami memulai pendataan ini dengan mendata kepala daerah terlebih dahulu. Hari ini kami mewawancarai Bapak Wali Kota, dan selanjutnya akan dilanjutkan kepada Bapak Wakil Wali Kota, Jenal Mutaqin. Ini menjadi tanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 secara langsung ke rumah-rumah atau metode door to door di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Setelah tahap pendataan kepada pimpinan daerah selesai, petugas akan melanjutkan kegiatan pendataan secara menyeluruh kepada seluruh pelaku usaha dan rumah tangga di Kota Bogor.

Baca jugaPenataan Perlintasan Sebidang Kereta Api, Kota Bogor Menjadi Prioritas

“Kami menghimbau, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Bapak Wali Kota, agar seluruh pelaku usaha dan warga menerima kedatangan petugas serta memberikan jawaban yang jujur dan sebenarnya. Hal ini sangat penting agar data yang dihasilkan nantinya benar-benar akurat, lengkap, dan dapat dipercaya,” tambahnya.

Diharapkan masyarakat dapat menyambut baik kedatangan petugas sensus serta turut membantu menyebarkan informasi ini ke lingkungan sekitar. Dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh warga akan membuat proses pendataan berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan hasil yang bermanfaat bagi kemajuan perekonomian daerah maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *