Kelompok INDOHAXSEC Asal Indonesia Membobol dan Bagi Data 8,3 Juta Penduduk Israel di Pasar Gelap

z1X8B
Ilustrasi Hacker.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Sebuah kelompok yang menyebut diri sebagai INDOHAXSEC (Indonesian Haxor Security) diklaim telah melakukan tindakan pembobolan data yang melibatkan lebih dari 8,3 juta penduduk Israel.

Informasi mengenai peristiwa ini diperoleh dari laman X milik akun @DarkWebInformer, yang menyatakan bahwa data tersebut diduga diambil dari hasil pemilihan umum negara tersebut.

Data yang berhasil diambil oleh kelompok ini disimpan dalam format yang terstruktur, terdiri dari 1.618 file yang tersebar di sebanyak 116 folder berbeda.

Baca jugaJerman Tegas Menolak Terlibat dalam Perang AS-Israel di Timur Tengah: Bukan Urusan NATO

Total ukuran data sebelum dikompresi mencapai 2 GB, sedangkan setelah melalui proses kompresi menjadi 617 MB.

Dalam pernyataan yang disampaikan bersamaan dengan penyebaran data tersebut, kelompok INDOHAXSEC menyatakan bahwa serangan yang dilakukan merupakan bentuk dukungan mereka terhadap Palestina dan Iran.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada informasi yang jelas mengenai dampak yang ditimbulkan akibat aksi pembobolan data penduduk tersebut, baik dari sisi keamanan individu maupun dampak sistemik bagi lembaga terkait di Israel.

Catatan Penting: Tindakan pembobolan dan penyebaran data pribadi tanpa izin merupakan pelanggaran hukum di sebagian besar negara, termasuk Indonesia dan Israel, serta melanggar prinsip keamanan siber dan hak atas privasi individu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *