Partai Gerakan Rakyat Didirikan Secara Resmi dari Ormas Gerakan Rakyat, Dukung Anies Baswedan Jadi Presiden RI

riau24 1740986394
Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat secara resmi menyepakati pendirian partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat secara resmi menyepakati pendirian partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I hari kedua yang berlangsung di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (18/1/2026).

Langkah mendirikan parpol tersebut diambil berdasarkan hasil pemungutan suara digital yang dilakukan selama satu jam. Dari total 403 anggota yang berpartisipasi, sebanyak 395 suara menyatakan setuju, sedangkan 8 suara memilih tidak setuju.

Pemungutan suara bersifat eksklusif, hanya diikuti oleh anggota yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi dan terdaftar dalam sistem Daftar Nomor Anggota Gerakan Rakyat (DNAGR).

Dalam hasil pleno yang dihadiri oleh 511 anggota dari berbagai tingkatan meliputi 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), 402 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD), serta Dewan Pakar dan jajaran pengurus pusat, Sahrin Hamid secara mufakat ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat.

Baca juga : Hari Ini, Partai Gerakan Mandiri Bangsa (Gema Bangsa) Resmi Dideklarasikan

Dalam pidato perdananya, Sahrin menegaskan bahwa partai ini lahir sebagai jawaban atas kondisi politik saat ini yang cenderung elitis. Partai Gerakan Rakyat terinspirasi dari visi keadilan sosial yang dibawa oleh Tokoh Inspiratif sekaligus Anggota Kehormatan 001 Gerakan Rakyat, Anies Rasyid Baswedan.

“Keadilan dan kesetaraan yang selama ini diperjuangkan oleh Anies Rasyid Baswedan secara personal, saat ini tidak lagi menjadi perjuangan personal, tapi sudah menjadi perjuangan institusional melalui Partai Gerakan Rakyat,” ujar Sahrin yang sebelumnya menjabat sebagai Juru Bicara Anies Baswedan.

Sahrin juga menggarisbawahi bahwa kekuatan utama partai adalah gotong royong. Sejak tahun 2023 hingga 2026, seluruh kegiatan Gerakan Rakyat dilakukan secara swadaya dan patungan anggota, bukan oleh kekuatan oligarki atau dinasti politik. Untuk membedakan diri, partai menetapkan Panca Dharma sebagai karakter kadernya: religiusitas, nasionalisme kerakyatan, kersa ksatria, kasih sayang, dan integritas moral.

Organisasi partai akan dijalankan dengan prinsip demokrasi sehat, terutama musyawarah mufakat, dan pimpinan di tingkat daerah diharapkan menjadi fasilitator keputusan kolektif anggota.

Baca juga : KPK Menegaskan Punya Bukti Aizzudin Abdurrahman Terima Uang Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat Muhammad Ridwan memastikan bahwa pengambilan keputusan telah sesuai dengan Pasal 24 Anggaran Dasar (AD) dan Pasal 23 Anggaran Rumah Tangga (ART) organisasi.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, perkumpulan Gerakan Rakyat mendirikan sebuah partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat. Lalu, mengangkat dan mengesahkan saudara Sahrin Hamid sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat dalam masa bakti tahun 2026-2030,” ucap Ridwan.

Fokus utama partai adalah memenuhi seluruh regulasi pendaftaran agar dapat mengikuti pemilu dan mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *