Sadis, Oknum Polisi Polda Jabar Aniaya Kekasihnya Gegara Lihat Notifikasi DM Instagram

IMG 20241226 WA0002
Oknum polisi yang merupakan kekasihnya berinisial A.

Satusuaraexpress.co | Jawa Barat – Viral di media sosial, seorang wanita bernama Priscilla diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum polisi yang merupakan kekasihnya berinisial A yang bertugas di Biddokes Polda Jabar.

Kasus penganiayaan itu diceritakan melalui akun Instagram milik korban yakni @prischalauraa. Korban menulis bahwa aksi penganiayaan tersebut telah berlangsung sejak bulan Maret hingga Oktober 2024. Insiden pertama terjadi pada Maret 2024, disaat korban menemui pelaku di tempat ia bertugas di sebuah gudang di Cirebon.

“Sebenernya aku gamau speak up tentang & masalah yang aku rasain selama 4 bulan kemaren, aku gatau harus cerita kemana dan ke siapa lagi akhirnya aku beraniin buat nge up ini, sebenernya masalah ini dari bulan maret kemaren tentang aku dipukul dibagian mulut dan bagian pelipis mata sampe di rawat selama 2 minggu oleh seorang oknum berinisial (A) dinas di biddokes polda jabar, ” tulis Priscilla.

Baca : Kapolda Kalimantan Utara Memberikan Penghargaan Kepada Personel Satbrimob Berprestasi

Korban mengaku dirinya merasa trauma dengan masalah tersebut. Bahkan akibat kejadian itu ia sampe konsultasi ke Psikolog. Ia mengaku mengalami kekerasan fisik dari mulai dicekik, dijambak, hingga dipukul pada bagian wajahnya hanya karena ia tidak sengaja melihat notifikasi DM Instagram di ponsel milik pelaku.

Penganiayaan terus berlanjut hingga pelaku pindah tugas ke Bandung pada Agustus 2024. Priscilla menyebut, pelaku berusaha mempertahankan hubungannya bukan karena cinta, melainkan karena takut korban membongkar perbuatannya kepada publik.

Selama berbulan-bulan, Priscilla mengaku terjebak oleh janji-janji manis pelaku hingga akhirnya ia memberanikan diri untuk speak up.

Di akhir ceritanya, Priscilla juga menegaskan bahwa langkahnya untuk speak up bukan karena untuk mencari Simpati atau menjual kesedihan, melainkan untuk melindungi perempuan lain agar tidak menjadi korban selanjutnya. Terlebih setelah ia membagikan kejadian tersebut, banyak korban yang mengirimkan DM Instagram kepada Priscilla dan mengungkapkan bahwa mereka juga mengalami hal yang serupa dengan pelaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *