KCIC Imbau Penumpang Whoosh Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas di Bandung

WhatsApp Image 2026 05 23 at 11.52.49
KCIC Imbau Penumpang Whoosh Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas di Bandung.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Menjelang akhir pekan yang jatuh pada Sabtu (23/5) hingga Minggu (24/5), PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh penumpang Kereta Cepat Whoosh. Perusahaan memperkirakan akan terjadi peningkatan kepadatan lalu lintas di berbagai titik wilayah Bandung dan sekitarnya, seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat yang bergerak mulai siang hingga malam hari pada kedua hari tersebut.

Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, menegaskan bahwa pengaturan waktu perjalanan menuju stasiun menjadi hal yang sangat krusial. Langkah ini diambil agar setiap penumpang tetap bisa menikmati perjalanan dengan rasa nyaman dan tidak tertinggal dari jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan. Mengingat potensi kemacetan yang bisa terjadi di sejumlah ruas jalan, kesiapan penumpang dalam mengatur waktu keberangkatan dari tempat asal menjadi kunci utama kelancaran perjalanan.

“Penumpang diharapkan tiba di stasiun paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, terutama apabila harus melewati area-area yang berpotensi mengalami kepadatan tinggi. Sebagai alternatif terbaik, penumpang juga dapat memanfaatkan layanan Kereta Api (KA) Feeder yang beroperasi dari Stasiun Bandung maupun Stasiun Cimahi menuju Stasiun Padalarang. Cara ini membuat perjalanan menuju layanan Whoosh menjadi lebih terencana dan terhindar sepenuhnya dari kemacetan di jalan raya,” ujar Eva, Senin (25/5/2026).

Pola kepadatan lalu lintas yang diprediksi akan terjadi memiliki sebaran yang berbeda di kedua hari tersebut. Pada Sabtu, potensi kemacetan terpusat di sekitar wilayah Kota Bandung, termasuk kawasan yang berdekatan dengan Stasiun Tegalluar Summarecon.

Baca jugaLibur Panjang Mei 2026, KCIC Catat Lebih dari 95 Ribu Penumpang Gunakan Layanan Whoosh

Sementara itu, pada Minggu, kepadatan diperkirakan akan meluas ke sejumlah ruas jalan utama yang padat aktivitasnya, antara lain Jalan Banda, Jalan Riau, Jalan Merdeka, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Lembong, Jalan Veteran, Jalan Simpang Lima, hingga Jalan Asia Afrika. Jalur-jalur ini dikenal sebagai pusat keramaian dan jalur penghubung utama yang sering mengalami penumpukan kendaraan saat akhir pekan.

Layanan KA Feeder yang disediakan KCIC telah diatur sedemikian rupa sehingga jadwal keberangkatannya terintegrasi sempurna dengan jadwal keberangkatan Kereta Cepat Whoosh. Hal ini memberikan kemudahan tersendiri bagi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan menuju arah Jakarta maupun Karawang. Menggunakan layanan ini menjadi pilihan perjalanan yang lebih andal, tepat waktu, dan bebas dari gangguan lalu lintas darat.

Selain itu, KCIC memberikan fleksibilitas tambahan bagi para penumpang. Bagi mereka yang telah memiliki tiket dengan titik keberangkatan dari Stasiun Tegalluar Summarecon, perjalanan tetap dapat dilakukan melalui Stasiun Padalarang sesuai jadwal yang berlaku dan tertera pada tiket. Kebijakan ini memberi keleluasaan bagi penumpang untuk memilih akses yang paling lancar dan mudah dijangkau, terutama saat kondisi jalan sedang padat.

“Pemanfaatan KA Feeder dan opsi keberangkatan melalui Stasiun Padalarang menjadi solusi yang sangat praktis. Kedua cara ini efektif menghindari risiko keterlambatan yang disebabkan oleh kepadatan lalu lintas, khususnya pada periode dengan mobilitas masyarakat yang tinggi seperti akhir pekan ini,” tambah Eva.

Baca jugaKCIC Tingkatkan Layanan Penunjang di Stasiun Whoosh Sambut Libur Panjang 14–17 Mei 2026

Sebagai bentuk perhatian lebih, KCIC juga mengingatkan seluruh penumpang untuk kembali memeriksa jadwal keberangkatan yang dimiliki, merencanakan dan memilih rute perjalanan menuju stasiun dengan bijak, serta memanfaatkan seluruh kanal informasi resmi milik KCIC apabila membutuhkan bantuan atau informasi terbaru.

Layanan Kereta Cepat Whoosh sendiri tetap beroperasi secara normal dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sehingga tanggung jawab untuk tiba tepat waktu berada di tangan penumpang dengan cara memperhitungkan waktu tempuh perjalanan menuju stasiun.

“Kami mengajak seluruh penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan matang dan memanfaatkan seluruh alternatif akses yang telah tersedia. Harapan kami, setiap penumpang tetap dapat menikmati layanan Whoosh secara aman, nyaman, dan pastinya tepat waktu, terlepas dari kondisi lalu lintas yang mungkin padat di sekitar wilayah Bandung,” tutup Eva.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *