Satusuaraexpress.co | Jakarta — Jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya (PMJ) baru saja menyelesaikan operasi penindakan pelanggaran lalu lintas berbasis teknologi handheld. Kegiatan ini digelar serentak di berbagai titik strategis di wilayah Jabodetabek pada Sabtu (25/4/2026). Hasilnya, sebanyak 172 pelanggaran berhasil terekam dan ditindak oleh petugas.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Subdit Gakkum Ditlantas PMJ, Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR), Satuan Pengatur Lalu Lintas (Sat Gatur), Satuan Pengawalan dan Pengamanan (Sat Patwal), hingga Satuan Lantas jajaran di wilayah hukum PMJ, Satlantas DKI Jakarta, dan Satlantas Polres penyangga.
Langkah ini merupakan wujud nyata dari implementasi arahan Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas) Irjen Agus Suryonugroho dan Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri (Dirgakkum) Brigjen Faizal. Tujuannya adalah memperkuat transformasi digital Polri, khususnya dalam penegakan hukum lalu lintas. Penggunaan teknologi dinilai mampu meningkatkan akurasi penindakan, meminimalkan kesalahan administrasi, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam proses penilangan.
Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat. Pendekatan ini bertujuan mengedukasi pengendara agar senantiasa mematuhi peraturan demi keselamatan bersama, menggabungkan upaya preventif dan edukatif dengan penegakan hukum.
Baca juga : Polda Metro Jaya Siapkan Strategi Tangani Lonjakan Lalu Lintas Pasca Kegiatan Normal
Dari 172 pelanggaran yang terekam dalam satu hari, sebanyak 87 pelanggaran telah tervalidasi dan 48 pelanggaran resmi terkirim ke sistem untuk proses penindakan lebih lanjut. Angka ini menunjukkan bahwa tingkat pelanggaran lalu lintas di jalan raya masih cukup tinggi. Secara umum, operasi berjalan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari masyarakat yang mulai memahami pentingnya kepatuhan berlalu lintas.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas dan mendukung kebijakan Korlantas Polri dalam mewujudkan sistem lalu lintas yang modern dan berkeselamatan.
Baca juga : Siagakan Ribuan Personel untuk Amankan Mudik Lebaran 2026 dalam Operasi Ketupat Jaya
“Pemanfaatan perangkat handheld menjadi bukti nyata transformasi digital Polri dalam menghadirkan penegakan hukum yang lebih modern, transparan, dan akuntabel,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Inisiatif ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih disiplin di jalan raya, terutama saat mobilitas akhir pekan meningkat. Dengan dukungan teknologi dan pendekatan yang presisi, Ditlantas Polda Metro Jaya terus berupaya mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan bagi semua pengguna jalan.













