Satusuaraexpress.co | Bekasi — Sebuah kejadian longsor sampah melanda Zona 4 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, pada pukul 15.29 WIB. Kejadian tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia setelah tertimbun material longsoran, sementara sejumlah truk sampah dan warung di sekitar lokasi juga terhimpit bawah gundukan sampah.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa tim telah menemukan tiga korban jiwa dalam operasi yang segera digelar setelah kejadian terjadi. Lokasi kejadian yang berada di area aktif pengolahan sampah menunjukkan bahwa longsoran datang secara tiba-tiba, menutupi area yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari di sekitar TPST.
Identitas para korban telah dikonfirmasi secara jelas. Pertama, Enda Widayanti (25 tahun), seorang perempuan yang merupakan pemilik warung di sekitar lokasi. Kedua, Sumine (60 tahun), juga perempuan dan pemilik warung lainnya di kawasan tersebut. Ketiga, Dedi Sutrisno, seorang laki-laki yang bekerja sebagai sopir truk sampah asal Karawang.
Setelah proses evakuasi berhasil dilakukan, jenazah para korban langsung diserahkan kepada keluarga masing-masing. Dua korban, yaitu Enda Widayanti dan Sumine, dibawa pulang menuju wilayah Banten untuk dilakukan proses pemakaman sesuai dengan keinginan keluarga. Sementara itu, jenazah Dedi Sutrisno diantar ke daerah asalnya di Karawang.
Selain korban jiwa, dampak longsoran juga menyebar ke fasilitas dan kendaraan yang beroperasi di lokasi. Beberapa warung yang menjadi sarana bertransaksi dan istirahat bagi pekerja serta pengunjung sekitar TPST terhimpit seluruhnya. Tidak hanya itu, sejumlah truk sampah yang tengah dalam proses pengangkutan atau pembuangan sampah juga tertimbun dan tidak dapat digerakkan sebelum dilakukan proses pembersihan.
Baca juga : Penurunan Proyeksi Retribusi Pra-RKPD 2027 DKI Jakarta Menjadi Perhatian Komisi C
Di lapangan, tim SAR gabungan telah mengerahkan berbagai peralatan utama untuk menangani kejadian. Antara lain Rescue Car Dmax sebagai kendaraan operasional utama, peralatan ekstrikasi untuk membongkar gundukan sampah, serta berbagai peralatan evakuasi lainnya untuk menyisir setiap sudut lokasi kejadian. Meskipun kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dan mendukung operasi, petugas tetap tidak berhenti melakukan pendataan menyeluruh.
“Masih banyak kendaraan truk sampah yang tertimbun dan warung di area lokasi. Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban,” pungkas Desiana.













