Walikota Jakarta Barat Iin Mutmainah Instruksikan Gerak Cepat: Sinergi Dishub, RT, dan Warga Atasi Lumpuhnya Lalin Akibat Banjir di Kembangan

Screenshot 2026 02 20 22 06 47 02 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7
​Pusat perhatian tertuju pada kawasan Lampu Merah (TL) Kembangan yang terendam banjir cukup dalam, sehingga mengakibatkan kendaraan tidak dapat melintas dengan normal.

Satusuaraexpres.co | Jakarta– Walikota Administrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainah, memberikan atensi penuh terhadap kondisi genangan air yang melanda kawasan Kembangan pada Jumat malam (20/2/2026). Merespons laporan adanya titik banjir yang memutus akses jalan utama, Walikota langsung menginstruksikan dinas-dinas terkait, terutama Suku Dinas Perhubungan dan Suku Dinas Sumber Daya Air, untuk turun langsung ke titik kritis guna melakukan pengamanan wilayah dan percepatan penanganan genangan.

​Pusat perhatian tertuju pada kawasan Lampu Merah (TL) Kembangan yang terendam banjir cukup dalam, sehingga mengakibatkan kendaraan tidak dapat melintas dengan normal. Kondisi ini memicu potensi kemacetan total jika tidak segera dilakukan rekayasa lalu lintas yang terintegrasi.

Menindaklanjuti perintah tegas Walikota, jajaran Suku Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Barat menunjukkan aksi nyata dengan melakukan kolaborasi unik di lapangan. Di wilayah Kembangan Selatan, tepatnya di sekitar kawasan Pasar Minggu, petugas Dishub terpantau bergabung bahu-membahu dengan Ketua RT 07 RW 01 beserta warga setempat untuk mengelola arus kendaraan yang mulai terkunci.

​Aksi gotong royong antara aparat pemerintah dan warga sipil ini menjadi kunci krusial dalam mengurai kekusutan lalu lintas. Di bawah komando koordinasi lapangan, petugas dan warga melakukan pengalihan arus besar-besaran untuk menjauhkan kendaraan dari titik banjir di TL Kembangan.

Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus

​Untuk menghindari tumpukan kendaraan di lokasi banjir, petugas melakukan pengalihan arus sebagai berikut:

  1. Dari Arah Ciledug: Kendaraan yang datang dari arah Ciledug melalui jalur flyover langsung dibelokkan ke arah kanan menuju Meruya. Langkah ini diambil secara proaktif guna memastikan pengendara tidak terjebak di area genangan yang berisiko merusak mesin kendaraan.
  2. Dari Arah Meruya: Kendaraan yang datang dari arah Meruya diarahkan untuk melakukan putar balik guna menghindari kepadatan yang lebih parah di titik pertemuan arus.
  3. Tujuan Puri Kembangan: Seluruh arus kendaraan yang mengarah ke pusat Kembangan dialihkan secara bertahap menuju akses Puri Kembangan atau Meruya sebagai jalur alternatif utama.

Komitmen Walikota dalam Penanganan Bencana

​Walikota Iin Mutmainah menegaskan bahwa kecepatan dalam pengambilan keputusan di lapangan sangat menentukan kenyamanan warga. “Saya telah perintahkan seluruh jajaran untuk tidak bekerja sendiri-sendiri. Sinergi antara Dishub, dinas teknis, hingga pengurus lingkungan seperti RT/RW sangat vital dalam kondisi darurat seperti ini. Kita pastikan semua titik genangan segera diatasi dan warga diarahkan ke jalur yang aman,” ungkap Iin Mutmainah.

​Selain rekayasa lalu lintas, Walikota juga memastikan petugas SDA terus mengoptimalkan operasional pompa untuk membuang debit air di kawasan lampu merah Kembangan agar akses jalan utama tersebut dapat segera kembali dilalui oleh masyarakat.

​Kondisi di lapangan hingga malam ini terpantau kondusif meski arus lalu lintas masih padat merayap. Kehadiran petugas yang bersiaga bersama warga di setiap persimpangan memberikan rasa aman bagi para pengendara yang sempat bingung mencari jalur alternatif. Pemerintah Kota Jakarta Barat terus menghimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di setiap titik pengalihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *