Operasi SAR Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Catat Perkembangan Signifikan, 10 Korban Ditemukan

IMG 20260123 WA0012

Satusuaraexpress.co | Makassar — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) untuk korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT menunjukkan kemajuan yang signifikan. Tim SAR gabungan telah menemukan sebanyak 10 korban di lokasi kejadian di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, yang saat ini masih dalam tahap penanganan dan evakuasi.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, menyampaikan informasi terkini tersebut dari Kota Makassar. Ia menjelaskan bahwa temuan tersebut merupakan hasil kerja keras tim SAR gabungan yang telah melakukan penyelidikan di area pegunungan yang cukup menantang.

“Informasi terbaru menyebutkan total temuan di lokasi operasi saat ini berjumlah 10 paket yang masih dalam proses penanganan dan bantuan oleh tim SAR gabungan,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Proses evakuasi telah dimulai secara bertahap. Dua korban telah berhasil diberangkatkan dari Posko Tompobulu, Kabupaten Pangkep, menggunakan helikopter dan tiba di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin pada pagi hari ini.

Baca juga : Polda Metro Gulung Bandar Sabu dan Ekstasi Beromzet ratusan Juta, Sita 1,2 Kg Sabu dan 1.451 Butir Ekstasi

“Dua paket hasil evakuasi telah tiba di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin, pagi tadi,” jelas Andi Sultan.

Untuk mempercepat proses evakuasi, personel tambahan telah dikirimkan untuk memperkuat tim. Sejumlah tim dari Basarnas Mamuju, Basarnas Kendari, dan Basarnas Palu telah bergabung dalam upaya penyelamatan ini, bekerja sama secara terkoordinasi di wilayah pegunungan yang menjadi lokasi kecelakaan.

Dalam beberapa jam terakhir, penemuan korban terus bertambah. “Pukul 09.06 Wita paket 9 telah ditemukan, dan pukul 09.10 Wita paket 10 telah ditemukan, dan sementara dalam proses mengeluarkan suara,” ucap Andi Sultan dengan suara bergetar saat menahan emosi.

Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan berkomitmen bahwa operasi pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh temuan berhasil dievakuasi sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Sebagai catatan, hingga saat ini empat korban telah diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan. Korban yang telah diserahkan antara lain Florencia Lolita Wibisono, Deden Maulana, satu bagian tubuh, serta satu korban lainnya yang diserahkan pada hari ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *