Satusuaraexpress.co | Jakarta — Pasar Kombongan yang terletak di Kemayoran, Jakarta Pusat, kini menghadirkan wajah baru yang segar dan menarik setelah melalui proses revitalisasi. Setelah selama lima tahun dibiarkan terbengkalai, pasar yang dulu terlihat kumuh dan tidak terawat kini bertransformasi menjadi tempat perdagangan yang lebih modern, tertata rapi, serta ramah lingkungan.
Perubahan yang mencolok terlihat dari tampilan fisik pasar yang kini lebih terstruktur. Tidak hanya itu, berbagai fasilitas pendukung juga telah disiapkan untuk mendukung aktivitas pedagang dan kenyamanan pengunjung. Di antaranya adalah adanya sertifikat laik fungsi (SLF) yang menjamin keamanan dan kelayakan penggunaan bangunan, sistem pembayaran digital melalui QRIS yang memudahkan transaksi, hingga pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi yang ramah lingkungan.
Kondisi ini menjadi bukti nyata bahwa pasar tradisional mampu bertransformasi agar tetap relevan dan memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman yang pesat.
Baca juga : Ketua DPRD DKI Soroti Kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Al Fatih mengungkapkan apresiasi yang mendalam terhadap langkah Gubernur Pramono Anung dan Perumda Pasar Jaya yang telah merealisasikan revitalisasi pasar ini. Menurutnya, kebijakan revitalisasi merupakan bentuk komitmen konkret dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghidupkan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan pasar rakyat.
“Pasar tradisional tidak tertinggal kemajuan zaman. Justru didorong untuk terus beradaptasi dan berkembang,” ujar Al Fatih, Kamis (8/1/2026).
Meskipun telah menunjukkan perubahan yang signifikan, terdapat poin yang perlu diperhatikan lebih lanjut terkait aksesibilitas kendaraan menuju pasar. Al Fatih menyampaikan bahwa Pemprov DKI akan segera melakukan perbaikan terhadap infrastruktur jalan di sekitar lokasi.
Baca juga : Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Sebut Resolusi 2026 Fokus pada Kesejahteraan Langsung Masyarakat
“Hal ini penting mengingat akses yang memadai menjadi kunci utama kelancaran aktivitas di pasar serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pedagang dan pengunjung, ” terangnya.
Selain itu, Al Fatih juga mengutarakan harapannya agar upaya revitalisasi tidak hanya berhenti di Pasar Kombongan. Ia berharap program serupa dapat menjangkau setiap pasar yang telah lama tidak berfungsi dengan baik, termasuk kawasan yang hingga kini belum memiliki pasar rakyat, seperti Pasar Gedong yang juga telah lama terbengkalai.













