Pemprov DKI Jamin Kelangsungan Pendidikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Tengah Rencana Pembangunan Ulang

siaranpers pemprov dki 20260721122220 koibm7 767 scaled
Pemprov DKI Jamin Kelangsungan Pendidikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Tengah Rencana Pembangunan Ulang.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen penuh memastikan layanan pendidikan bagi seluruh siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jaiarta Selatan, tetap berjalan dengan baik, seiring berjalannya proses perencanaan pembangunan kembali gedung sekolah yang dilakukan secara bertahap dan terencana.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa penanganan persoalan di sekolah ini menjadi perhatian khusus dan akan segera diselesaikan.

“Saya sudah mendapat laporan dari jajaran terkait. Tentunya saya berikan perhatian khusus agar segera ditangani. Saya pastikan akan segera kami selesaikan,” tegasnya di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Kisah ini bermula pada November 2024, ketika sebagian rangka atap gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 roboh. Berdasarkan rekomendasi teknis dari Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan, kondisi bangunan dikategorikan rusak berat dan tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Baca jugaDua Tahun Terbengkalai, Reruntuhan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Menjadi Cermin Kelalaian di Tengah Ibu Kota

Demi mengutamakan keselamatan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan, gedung sekolah resmi dikosongkan mulai 27 November 2024, dan area sekitarnya diamankan guna mencegah risiko bahaya bagi warga sekolah.

Sehari setelahnya, tepatnya pada 28 November 2024, sebanyak 270 siswa dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang lokasinya berdampingan. Kegiatan belajar mengajar pun disesuaikan dengan sistem dua shift, yang diatur sedemikian rupa agar seluruh siswa tetap dapat memperoleh layanan pendidikan secara optimal tanpa mengurangi mutu pengajaran.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, menjelaskan bahwa keselamatan peserta didik dan keberlangsungan proses pembelajaran menjadi prioritas utama pemerintah.

Baca jugaMiris, SDN 2 Cepokosawit Hanya Terima Satu Murid di Tahun Ajaran 2026/2027

“Keselamatan peserta didik menjadi prioritas kami. Di saat yang sama, kami memastikan seluruh siswa tetap memperoleh hak belajar secara optimal. Meski kegiatan belajar mengajar sementara dilaksanakan dengan sistem dua shift, proses pembelajaran tetap mengacu pada kurikulum yang berlaku, didampingi guru, dan kualitas layanan pendidikan tetap terjaga,” ungkapnya.

Penyesuaian waktu belajar ini, kata Nahdiana, tidak mengurangi mutu pembelajaran. Kurikulum, proses belajar mengajar, serta pendampingan oleh guru dan tenaga kependidikan tetap berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

“Kami terus melakukan pendampingan agar proses belajar mengajar berlangsung efektif. Yang terpenting, tidak ada satu pun anak yang kehilangan haknya untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas selama proses pembangunan sekolah dipersiapkan,” tambahnya.

Baca jugaMPLS di SDN Srengseng Sawah 15 Terhenti Tiba-tiba Akibat Ancaman Teror Bom

Pembangunan kembali gedung sekolah ini telah memasuki tahapan perencanaan sejak tahun 2025, melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang menjadi dasar teknis pelaksanaan pembangunan.

“Proses perencanaan terus dilanjutkan agar pembangunan dapat segera direalisasikan sehingga siswa kembali belajar di gedung yang aman, nyaman, dan memenuhi standar sarana pendidikan,” tutur Nahdiana.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan sekolah ini tetap menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta dan akan kembali diusulkan dalam Tahun Anggaran 2027.

Baca juga : Pasca Insiden Mobil MBG, SDN 01 Kalibaru Terapkan PJJ dan Program Trauma Healing

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, menegaskan komitmen Pemprov DKI dalam menjaga keterbukaan informasi sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.

“Selama proses persiapan pembangunan, kami memastikan anak-anak tetap dapat belajar dengan baik dan aman. Kami juga mengapresiasi perhatian dan masukan masyarakat. Kepedulian warga menjadi bagian penting bagi Pemprov DKI Jakarta untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Hingga saat ini, Pemprov DKI Jakarta terus mengawal proses pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 sesuai tahapan yang telah disusun. Di sisi lain, pemerintah menjamin seluruh siswa tetap memperoleh layanan pendidikan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan hingga pembangunan gedung sekolah selesai dilaksanakan dan dapat digunakan kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *