Gelar Refleksi Akhir Tahun, PNBP Kanim Jaksel Capai 169,81 persen

IMG 20251210 105338 scaled
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Bugie Kurniawan (tengah) memaparkan kinerja selama tahun 2025.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Kantor Imigrasi Jakarta Selatan pada tahun 2025 melaporkan perkembangan signifikan dalam penyelenggaraan tugas, mulai dari penyerapan anggaran, pencapaian target penerimaan negara bukan pajak (PNBP), hingga inovasi layanan berbasis digital dan pengawasan imigrasian.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Bugie Kurniawan mengatakan untuk tahun 2025, Kantor Imigrasi Jakarta Selatan diberikan anggaran sebesar Rp59.267.686.000. Sampai saat ini, penyerapan belanja telah mencapai Rp55.868.552.508 atau 94,26 persen. Upaya akan terus dilanjutkan sampai akhir tahun dengan harapan dapat mencapai realisasi di atas 98 persen.

Sebaliknya, pencapaian PNBP menunjukkan kinerja yang melampaui target. Dari target tahunan sebesar Rp132.330.900.000, Kantor Imigrasi Jakarta Selatan telah merealisasikan pemasukan sebesar Rp224.706.745.336 atau setara dengan 169,81 persen. “Pencapaian ini menjadi bukti efektivitas dalam penyelenggaraan layanan yang menghasilkan kontribusi signifikan bagi negara, ” kata Bugie, Rabu (10/12/2025).

Baja juga : Pemerintah Jaksel Dorong Relokasi Warga TPU Menteng Pulo ke Rusun dengan Antusiasme

Selain platform digitalisasi nasional seperti e-Passport, e-Visa, dan APOA yang diimplementasikan Direktur Jenderal Imigrasi. Kantor Imigrasi Jakarta Selatan juga mengembangkan beberapa inovasi layanan sendiri untuk kemudahan masyarakat, antara lain Sharing Informasi Terkait Kebijakan Imigrasi, South Jakarta Immigration State Permit Lounge for Investor and Golden Visa, Aplikasi Sultan Prima.

“Lalu Pos Pengaduan Imigrasian di Apartemen Kalibata City, Waspada Pengawasan Orang Asing Berbasis Peta Digital, Immigration Laws di Kebayoran Park Mall dan Dual Monitor untuk Penerbitan Paspor, ” jelasnya.

Sementara, untuk penerbitan paspor selama tahun 2025, Kantor Imigrasi Jakarta Selatan telah menerbitkan total 151.014 paspor, yang terdiri dari Paspor biasa 48 halaman sebanyak 16.669, Paspor elektronik 48 halaman sebanyak 111.943 dan Paspor polikarbonat 48 halaman sebanyak 22.402.

“Untuk total penerbitan dan perpanjangan izin tinggal WNA mencapai 68.087, dengan rincian Penerbitan: 9.899; Perpanjangan: 15.124, ITAP (Izin Tinggal Terbatas): Penerbitan 10; Perpanjangan 307, Afidavit: 247, Exit Permit Only (EPO): 4.394 dan ERT (Ekspuls dan Pengusiran Tidak Kembali): 2.142,” paparnya.

Baca juga : Operasi Senyap BNN di Kamboja Berhasil Tangkap Buronan Narkoba Internasional, Dewi Astutik alias Mami

Bugie menyampaikan bahwa transformasi digital yang dilaksanakan sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang diimplementasikan melalui Panca Carana Laksya Imigrasi, serta berlandaskan Perintah Harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., dan Core Value PRIMA.

“Transformasi digital kami maknai sebagai perubahan menyeluruh, tidak hanya pada sistem teknologi, tetapi juga pada pola kerja, budaya organisasi, serta cara menghadirkan layanan keimigrasian yang transparan, humanis, dan akuntabel,” ujar Bugie.

Ke depan, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan berkomitmen untuk terus memperkuat digitalisasi layanan, inovasi berbasis data, serta sinergi dengan pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan media massa dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, iklim investasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik dibidang keimigrasian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *