Beasiswa Domba: Inovasi Pemkab Wonosobo untuk Alihkan Perhatian Anak dari Ponsel

Screenshot 2025 10 23 120023
Ilustrasi

Satusuaraexpress.co | Wonosobo — Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menggagas sebuah terobosan unik dalam dunia pendidikan. Di tengah kekhawatiran akan dominasi ponsel di kalangan anak-anak, Pemkab Wonosobo meluncurkan program “Beasiswa Domba”. Program ini memberikan domba kepada siswa SD untuk dipelihara, dengan tujuan menjadi tabungan pendidikan, melatih tanggung jawab, serta menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini.

Sekretaris Daerah Pemkab Wonosobo, One Andang Wardoyo, mengungkapkan bahwa ide ini muncul sebagai respons terhadap kebiasaan anak-anak yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan ponsel daripada kegiatan produktif. “Kami ingin mengalihkan perhatian mereka ke aktivitas yang lebih bermanfaat,” ujarnya.

Selain itu, program ini diharapkan dapat membangkitkan minat generasi muda pada sektor peternakan, terutama domba lokal khas Wonosobo yang populer dengan sebutan “Dombos”. Dombos merupakan hasil persilangan antara domba Texel asal Belanda dengan domba lokal seperti Domba Ekor Tipis dan Domba Ekor Gemuk. Domba ini memiliki ciri khas daging yang empuk dan bulu yang lebat, serta telah diakui sebagai salah satu rumpun ternak lokal Indonesia.

Baca juga : Tembak Seorang Ibu, Dua Begal di Tambora Babak Belur Diamuk Warga

Dalam pelaksanaannya, siswa dan keluarga diharapkan aktif merawat domba, memantau pertumbuhan, dan menjaga kondisi ternak. Hasil dari beternak ini diharapkan dapat menjadi tabungan pendidikan atau modal usaha kecil bagi siswa, sesuai dengan visi pemerintah daerah.

Target yang Diharapkan

Pemerintah daerah menargetkan beberapa hasil melalui program “Beasiswa Domba” ini:

1. Pengalihan Perhatian: Mengurangi ketergantungan siswa pada gadget dan mengarahkan mereka pada aktivitas yang lebih produktif, seperti merawat ternak.

2. Pembentukan Karakter: Membangun karakter tanggung jawab, disiplin, dan kemandirian sejak usia sekolah dasar dan menengah.

3. Pengembangan Agrobisnis Lokal: Mengembangkan potensi agrobisnis lokal melalui ternak domba unggulan “Dombos”, sehingga generasi muda dapat berpartisipasi dalam ekonomi kreatif pertanian dan peternakan daerah.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Meskipun program ini menjanjikan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar berjalan efektif. Kesiapan rumah tangga siswa dalam memelihara ternak menjadi faktor penting. Selain itu, pendampingan yang memadai dari dinas pertanian dan sekolah juga diperlukan. Skema jangka panjang yang jelas juga dibutuhkan agar hasil beternak benar-benar memberikan manfaat nyata bagi siswa di masa depan.

Evaluasi lebih lanjut juga diperlukan, mengingat belum banyak laporan mendalam yang memantau hasil jangka panjang dari program ini.

Inovasi “Beasiswa Domba” oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo ini adalah contoh bagaimana pendidikan, pembentukan karakter, dan potensi ekonomi lokal dapat disinergikan dalam satu program. Dengan pengelolaan yang tepat dan evaluasi yang berkelanjutan, program ini berpotensi menjadi model inspiratif bagi daerah lain yang ingin mengintegrasikan aspek pendidikan, tanggung jawab, dan pemberdayaan ekonomi sejak usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *