Mensesneg Pastikan Mahfud MD Bersedia Bergabung Dalam Tim Komite Reformasi Polri

1758674999980183 0
Mahfud MD.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD bersedia untuk bergabung dalam tim Komite Reformasi Polri yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Alhamdulillah, beliau menyampaikan kesediaan untuk ikut bergabung,” kata Prasetyo, Jakarta.

Anggota tersebut nantinya akan berjumlah sekitar 9 orang, termasuk Mahfud, dan mantan Kepolri.

Namun, ia belum bisa menyebutkan secara rinci siapa saja yang akan masuk ke dalam komite tersebut. Prasetyo meminta publik untuk menunggu kepulangan Presiden Prabowo Subianto dari luar negeri untuk mengumumkan Komite Reformasi Polri.

Baca juga : Joko Widodo Resmi Menjadi Anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy

“Belum ada yang ditunjuk siapa yang akan menjadi ketua, tapi alhamdulillah beliau (Mahfud) menyampaikan kesediaan untuk ikut bergabung,” kata Prasetyo di kompleks parlemen, Selasa (23/9/2025).

Beberapa tokoh lainnya adalah mantan Kapolri, namun Prasetyo enggan mengungkap siapa tokoh yang dimaksud.

Ia mengatakan Komite Reformasi Kepolisian itu memiliki semangat yang sama dengan tim transformasi reformasi yang dibentuk internal Polri.

Baca juga : Kasus Keracunan MBG di Sejumlah Daerah, Mensesneg Minta Maaf Janji Akan Evaluasi

Prasetyo menyebut pengumuman komite itu akan disampaikan setelah Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia.

“Kalau dari istana tunggu, mungkin sekembalinya bapak presiden, berkenaan dengan komisi reformasi kepolisian,” kata Prasetyo.

Pembentukan komite ini muncul seiring dengan demonstrasi yang terjadi di berbagai wilayah dan menelan korban jiwa, akhir Agustus lalu.

Baca juga : DLH Semprotkan 4.000 Liter Water Mist untuk Menekan Polusi Udara Jakarta

Sebelumnya, Prasetyo mengungkap alasan pembentukan Komite Reformasi Kepolisian untuk tujuan melakukan perbaikan dan evaluasi secara menyeluruh terhadap institusi Polri.

Ia menyebut pembentukan Komite ini juga menandakan Presiden Prabowo sangat peduli dan memperhatikan institusi Kepolisian.

“Tentunya kita semua sangat mencintai institusi Kepolisian, tetapi tentunya ada beberapa hal yang mungkin perlu dilakukan perbaikan, evaluasi dan itu biasa untuk seluruh institusi,” ujarnya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *