Mendadak Ketua Umum PDIP Berikan Arahan Kader Dukung Presiden RI, Efek Amnesti Hasto?

ketua umum pdi perjuangan megawati soekarnoputri saat penutu jolz
Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum periode 2025-2030.

Satusuaraexpress.co | JAKARTA — Kabar mengejutkan datang dari PDIP Perjuangan. Sebelumnya Megawati tidak bergabung dalam koalisi Prabowo Subianto. Kini Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri justru memberikan arahan kepada ribuan kader partainya untuk menjaga soliditas internal dan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Arahan tersebut muncul setelah Prabowo Subianto membuat kejutan besar dalam sistem hukum di Indonesia. Orang nomor satu itu menyetujui Amnesti terhadap terpidana Hasto Kristiyanto. Hasto sendiri belum lama ini divonis 3,5 tahun penjara.

Arahan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional PDIP yang diikuti anggota legislatif dari tingkat DPR RI hingga DPRD kabupaten/kota se-Indonesia di Bali, pada Rabu (30/7/2025).

Baca juga : Tangkap Pelaku Penipuan Modus Iming Iming Lowongan Kerja

Hal itu disampaikan Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus yang membocorkan arahan Megawati dalam gelaran Bimtek tersebut. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dan sinkronisasi langkah politik PDIP di tingkat nasional dan daerah.

“Sebagai partai, kita harus mendengar pandangan dari akar rumput PDIP. Sekarang ada banyak isu penting, seperti putusan MK, sistem pemilu ke depan, hingga kebijakan pemerintah yang perlu disinergikan dengan daerah,” kata Deddy Yevri Sitorus di Nusa Dua Bali, Kamis (31/7/2025).

Ia mencontohkan, Wayan Koster yang mempresentasikan rencana pembangunan Bali 100 tahun ke depan sebagai inovasi pembangunan jangka panjang yang bisa diadopsi daerah lain.

Baca juga : Cinta Ditolak, Kakek 60 Tahun Bersama Teman Pensiunnya Culik Siswi SMP

“Agar tak setiap ganti kepala daerah malah ganti rencana pembangunan,” jelasnya.

Terkait arahan Megawati, Deddy menekankan pentingnya untuk menjaga soliditas internal partai.

“Secara umum, Ibu Megawati mengingatkan agar partai tetap solid sebagai organisasi dan memiliki frekuensi perjuangan yang sama,” ucap Deddy.

Menurutnya, soliditas adalah syarat mutlak bagi partai politik untuk bisa menopang negara.

“Tidak ada sejarah negara manapun bisa dibangun dengan kuat jika partai politiknya tidak solid. Karena itu, soliditas internal harus dijaga,” tegasnya.

Baca juga : Sekjen PDIP Divonis 3,5 Tahun Penjara, Lebih Ringan Dari Tuntutan Sebelumnya

Deddy menyampaikan bahwa Megawati mengarahkan agar PDIP tetap menjadi sokoguru pemerintahan dalam sistem demokrasi yang berjalan saat ini.

“Ibu mengingatkan, agar partai bisa berperan maksimal, maka soliditas internal adalah kuncinya,” urainya.

Dalam konteks pemerintahan ke depan, Deddy menegaskan bahwa PDIP akan mendukung Presiden Prabowo selama kebijakan pemerintahannya berpihak kepada rakyat dan bangsa.

“Ibu menegaskan bahwa kita mendukung pemerintah dalam arti mendukung segala upaya yang positif untuk menjaga negara, menghadapi krisis fiskal, defisit, pembayaran utang luar negeri, tantangan geopolitik, hingga tekanan ekonomi global,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *