Eks Prajurit Marinir TNI AL Minta Maaf, Minta Bantuan ke Presiden RI Lewat Tiktok

996e14b1c254 780x470 1
Eks Anggota Korps Marinir TNI AL Satria Arta Kumbara.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Mantan prajurit marinir TNI AL, Satria Arta Kumbara yang kini menjadi tentara Rusia menyampaikan permintaan maaf dan keinginannya untuk kembali ke Indonesia.

Lewat video yang diunggah di akun Tiktoknya, Satria meminta bantuan ke Presiden Prabowo Subianto. Satria mengaku tak tahu jika dirinya akan dicabut kewarganegaraannya jika menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia.

“Mohon izin Bapak. Saya ingin memohon maaf sebesar-besarnya apabila ketidaktahuan saya, menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengakibatkan dicabutnya warga negara saya,” kata Satria dalam video tersebut, dikutip Senin (21/7/2025).

Baca juga : KCIC Gandeng Polisi untuk Patroli dan Penertiban Layang Layang

“Mohon kebesaran hati Bapak untuk membantu mengakhiri kontrak saya tersebut, dan dikembalikan hak kewarganegaraan saya untuk kembali ke Indonesia,” katanya.

Antara Nafkah dan Negara

Dalam pengakuannya, Satria mengaku telah berpamitan kepada sang ibu sebelum berangkat. Ia berharap bisa kembali dengan rezeki, namun tak pernah mengira bahwa kontrak militer di Rusia berarti mencabut akar kebangsaannya sendiri.

“Saya pikir saya hanya mencari nafkah. Saya tidak tahu konsekuensinya sebesar ini… Saya ingin pulang, saya ingin menjadi warga negara Indonesia lagi.”

Ia menyelipkan satu fragmen paling menyayat—video ucapan ulang tahun dari anaknya di Indonesia. Satria hanya bisa membalas dengan air mata, sambil menyebut bahwa ia masih berada “di garis depan Ukraina”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *