Jakarta, Satusuaraexpress.co – Terkait potensi bencana pergerakan tanah atau longsor di 10 wilayah DKI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini.
Menurut BPBD DKI Jakarta, 10 wilayah tersebut berada di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
BPBD DKI menyampaikan hal tersebut melalui laman resmi instagram @bpbddkijakarta.
Prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG,” tulis @bpbddkijakarta.
Menurut keterangan BPBD wilayah yang berpotensi mengalami tanah bergerak di Jakarta Selatan meliputi Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan.
Sementara untuk wilayah Jakarta Timur meliputi Kecamatan Kramatjati, dan Pasar Rebo.
“Pada Zona Menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan,” terangya.
“Sementara pada Zona Tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali,” jelasnya.
Oleh karena itu, BPBD DKI mengimbau kepada Lurah, Camat, dan masyarakat untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal. (*)













