Satusuaraexpress.co – Kekurangan ruang isolasi pasien Covid-19 semakin merepotkan Pemkot Depok. Pjs Wali Kota Depok Dedi Supandi menyatakan, penjajakan dengan hotel dan penginapan di luar kota tengah berjalan.
’’Di Kota Depok baru satu. Saya pikir tidak ada salahnya tempat isolasi mandiri di luar kota. Yang penting, ada tempat isolasi sesuai dengan kriteria. Tidak harus di Kota Depok,’’ katanya kepada wartawan, Sabtu (31/10).
Dia memastikan itu tidak menyalahi aturan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan gugus tugas tingkat provinsi. Namun, pihaknya belum bisa menginformasikan bakal tempat yang bisa dipakai. Dedi menunggu kesepakatan.
’’Kami tidak mau membuka sebelum ada persetujuan. Kalau diberitakan sebelum ada MoU, pelanggan yang ada saat ini bisa kabur,’’ ucapnya.
Pihaknya mengambil berbagai langkah, termasuk melibatkan swasta. ’’Kami berharap dari komunitas di titik lain,’’ sambungnya.
Baca juga : Pemkot Depok Buka Lowongan Pekerjaan Untuk Relawan Pemulasaran Korban Covid-19
Baca juga : Ditetapkan KPUD, Pradi Supriatna Resmi Jadi Calon Walikota Depok
Pemkot Depok juga tengah melakukan penambahan ruang isolasi di rumah sakit yang telah ditunjuk sebagai lokasi isolasi.
’’Rumah Sakit Citra Medika sudah menambah 14 ruangan. Totalnya gugus tugas yang mengetahui. Rumah teduh milik komunitas yang sudah dipergunakan itu Pondok Cina,’’ tambahnya.
Sebagaimana diketahui, Kota Depok kembali ke status zona merah persebaran Covid-19. Berdasar pantauan sementara, penyebab utama penambahan angka adalah import case dan sinkronisasi data dengan pemerintah pusat.
Selain itu, Pemkot Depok menggencarkan tes swab dan rapid test. Jika hal itu tidak dilakukan, keadaan sebenarnya tidak diketahui. (CR)













