Sinergi Kunci Keamanan Ibu Kota: Kapolda Metro Jaya Tegaskan Kerja Sama Lintas Elemen

Screenshot 20260707 100635
Sinergi Kunci Keamanan Ibu Kota: Kapolda Metro Jaya Tegaskan Kerja Sama Lintas Elemen.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, Komjen Pol Asep Edi Suheri, menegaskan bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta dan sekitarnya tidak dapat dijalankan hanya oleh kekuatan Polri semata.

Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas ibu kota yang dinamis dan kompleks sangat bergantung pada kerja sama yang erat antarberbagai pihak.

Pernyataan itu disampaikan Asep saat memimpin Upacara Tradisi Penyerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti yang berlangsung di Lapangan Presisi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta.

Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, serta masyarakat menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di ibu kota.

Baca jugaKapolda Metro Jaya Rotasi 175 Personel, Kompol R Asmoro Bangun Promosi Kasat Tahti Polrestro Jakbar

“Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dinamika ibu kota yang kompleks,” ujar Asep, Selasa (7/7/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kodam Jaya, pemerintah daerah wilayah penyangga, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

Penghargaan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti yang diterima Polda Metro Jaya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 38 TK Tahun 2026, kata Asep, bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari pengabdian kolektif dan kolaborasi lintas sektoral.

Baca jugaKapolda Metro Jaya Kunjungi TPA Maju Bersama, Berikan Penghargaan kepada Pembangunnya

Ia berharap penghargaan tertinggi dari negara ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kembali solidaritas seluruh elemen bangsa demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah ibu kota.

Dalam kesempatan yang sama, Asep juga menyampaikan enam arahan dari Presiden yang menjadi pedoman moral bagi seluruh anggota Polri, yaitu menjaga kepercayaan rakyat, hadir dekat dengan masyarakat, menegakkan hukum secara adil, meningkatkan profesionalisme, memperkuat kerja sama dengan seluruh elemen bangsa, serta terus berusaha memperbaiki kinerja.

“Jadilah polisi yang bermanfaat untuk masyarakat, dan jangan pernah sekali-kali menyakiti hati masyarakat,” tegasnya.

Ia mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjaga integritas dan disiplin kerja, serta menghindari segala bentuk pelanggaran, penyalahgunaan wewenang, maupun sikap arogan yang dapat merusak citra dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Menurutnya, langkah-langkah seperti merespons laporan masyarakat dengan cepat, melakukan deteksi dini, mengutamakan pencegahan, membangun komunikasi yang baik, serta menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama menjadi hal yang sangat penting untuk diterapkan.

“Terhadap setiap bentuk gangguan keamanan dan pelanggaran hukum, kita harus tetap bertindak tegas, profesional, dan terukur,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Asep mengajak seluruh personel menjadikan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti sebagai pedoman sekaligus penyemangat baru dalam melaksanakan tugas. Penghargaan ini diharapkan mampu menguatkan semangat pengabdian yang selaras dengan moto Polda Metro Jaya, Jaya Dharma Sevaka, yang bermakna meraih kesuksesan dalam setiap tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *