Satusuaraexpress.co | Jakarta — Irjen Pol Asep Edi Suheri, Kapolda Metro Jaya, mengunjungi Sekolah Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) Maju Bersama yang terletak di Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. TPA tersebut dibangun dan dikelola oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Srengseng, Ipda Agus Riyanto.
Kunjungan kali ini bertemakan makan siang bersama siswa serta anak-anak yang dipercayakan pada sekolah dan TPA Maju Bersama. Selain itu, agenda utama dari kunjungan tersebut adalah memberikan penghargaan kepada Ipda Agus sebagai bentuk apresiasi atas kerja kerasnya dalam membangun dan mengelola lembaga pendidikan tersebut.
Irjen Asep Edi datang tidak sendiri, melainkan didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, antara lain Pangdam Jaya Deddy Suryadi, Wakapolda Brigjen Dekananto, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, serta pejabat utama dari Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Polres Metro Jakarta Barat.

Awal kunjungan dimulai dengan acara makan siang bersama yang diikuti oleh wali murid, murid-murid TPA Maju Bersama, Ketua RT dan RW setempat, serta sejumlah tokoh masyarakat yang hadir. Setelah acara makan siang selesai, Kapolda langsung melaksanakan prosesi pemberian penghargaan kepada Ipda Agus Riyanto.
Baca juga : Pemkot Jakarta Timur Kembalikan Fungsi Lahan TPU Kebon Nanas, Siapkan 2.500 Petak Makam Baru
“Kunjungan Bapak Kapolda dan Pangdam itu memberikan semangat dan spirit ya kepada jajaran satuan kewilayahan, dalam hal ini itu Pak Bhabinkamtibmas. Dan ini memberikan apresiasi kepada Pak Bhabin dan seluruh warga masyarakat yang ada terlibat di dalam TPA Maju Bersama,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto di lokasi acara.
TPA Maju Bersama telah berdiri selama 6 tahun. Menurut Ipda Agus Riyanto, awal mula dibangunnya sekolah ini adalah untuk memberikan kesempatan pendidikan kepada masyarakat yang tidak dapat mengenyam pendidikan formal, baik karena putus sekolah maupun sama sekali belum pernah bersekolah.
“Jadi dengan adanya sekolah ini mereka bisa mendapatkan pembelajaran yang diakui dari dinas pendidikan dan nantinya ke depan mereka mendapatkan ijazah yang bisa untuk melanjutkan ke jenjang pengguruan tinggi atau mencari pekerjaan,” jelasnya.

Pembangunan dan pengelolaan sekolah ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar, yang bahkan turut serta mengelolanya secara sukarela. Berbagai kebutuhan seperti tempat, alat tulis, alat kebersihan, listrik, dan air didukung melalui swadaya masyarakat yang dioptimalkan untuk proses belajar mengajar.
Ipda Agus menyampaikan bahwa kehadiran TPA Maju Bersama sangat dibutuhkan, mengingat banyak warga yang tidak mampu menyekolahkan anaknya akibat keterbatasan ekonomi dan kendala administratif. Sejak berdiri 6 tahun yang lalu, sekolah ini telah melayani banyak murid, dan untuk tahun ini sendiri terdapat total 120 murid yang belajar di sana 68 anak pada Program Pendidikan Anak Usia Dini (PPA) dan sekitar 61 anak pada Sekolah Paket atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Selain pemberian penghargaan, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan berbagai bentuk bantuan, antara lain pemberian sembako, penghargaan kepada tokoh masyarakat yang membantu dalam kamtibmas (seperti HT, Simcard HT, dan tali asih), serta bantuan peralatan sekolah berupa TV, bracket, laptop, dan perlengkapan sekolah bagi para siswa.













