Satusuaraexpress.co | Kab. Bekasi — Warga Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terkejut dan gelisah menyusul penemuan mayat seorang karyawan kedai ayam geprek pada Minggu (29/3/2026) dini hari. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam kios tempatnya bekerja yang berlokasi di Blok D 33 kawasan perumahan tersebut.
Kondisi tubuh korban sudah menunjukkan tanda-tanda pembusukan, dengan jasad yang terbungkus rapat menggunakan kain dan plastik. Penemuan ini pertama kali dilakukan oleh pemilik gerai, yang merasa curiga setelah melihat keadaan kios yang tidak biasa. Saat melakukan pemeriksaan lebih lanjut, pemilik gerai menemukan bentuk benda yang mencurigakan di dalam kios, yang kemudian terbukti sebagai jasad manusia.
Menurut keterangan dari warga sekitar, kondisi korban yang ditemukan sangat memprihatinkan. Balutan kain dan plastik yang menutupi seluruh tubuh memperkuat dugaan bahwa ini adalah kasus pembunuhan yang direncanakan.
Baca juga : Dalam 24 Jam, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Pekerja Proyek Dikembangan
“Ditemukan oleh bosnya sendiri pas Minggu dini hari. Kondisinya sudah dibungkus kain sama plastik di dalam (kios),” ujar Ali, salah satu warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian, saat memberikan keterangan pada hari yang sama.
Segera setelah mendapatkan laporan, petugas dari Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi langsung tiba di lokasi kejadian. Mereka dengan cepat memasang garis polisi untuk menjaga keutuhan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencegah akses tidak sah ke area tersebut.
Tim forensik dan identifikasi kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi, mengumpulkan berbagai barang bukti yang berpotensi membantu penyelidikan.
Baca juga : Dirjen Imigrasi Amankan Buronan Pembunuhan Berencana Dari Portugal
Selain itu, pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari beberapa saksi mata, termasuk pemilik kios dan sejumlah warga sekitar yang mungkin memiliki informasi terkait aktivitas korban atau kondisi kios sebelum kejadian terjadi. Keterangan tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap kronologi yang sebenarnya dan menemukan jejak pelaku.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan resmi mengenai identitas lengkap korban maupun dugaan motif yang berada di balik peristiwa berdarah ini. Penyelidikan masih berlangsung intensif untuk mengungkap semua detail terkait kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban.













