Kunjungan ke Kampung Nelayan Merah Putih: Fasilitas Unggul dengan Harapan Peningkatan Ekonomi Massif

IMG 20260305 094758 scaled
Kunjungan ke Kampung Nelayan Merah Putih: Fasilitas Unggul dengan Harapan Peningkatan Ekonomi Massif.

Satusuaraexpress.co | Kebumen — Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono melakukan kunjungan ke tiga titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang telah selesai dibangun. Ketiganya berlokasi di Karang Nduwur, Kebumen dan dua titik lainnya berada di Purworejo.

“Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan ke seluruh 100 titik yang sedang dibangun di Indonesia, lokasi ini ternyata jauh lebih baik dari yang diperkirakan, ” kata Trenggono saat berkunjung ke KNMP di Karang Nduwur, Kebumen, Jawa Tengah.

Trenggono menilai pemandangan di bawah area fasilitas yang ramai dengan kapal nelayan menjadi bukti nyata bahwa lokasi yang dipilih tepat sasaran. Secara umum, kondisi fasilitas sudah memenuhi standar yang diharapkan, meskipun beberapa bagian memerlukan penyempurnaan yang telah ia arahkan kepada kontraktor untuk segera dilakukan.

“Setelah seluruh perbaikan selesai, pengelolaan fasilitas akan diamanahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dengan harapan kooperasi dapat mengembangkan berbagai layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat nelayan setempat, ” ujarnya.

Baca juga : Menteri KKP Selaraskan Pembangunan KNMP Menuju Swasembada Pangan

Rencana pengembangan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari penyediaan area kuliner hingga pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang bersih dan nyaman.

“Saya juga telah meminta agar disiapkan tempat khusus untuk pengiriman slurry es agar prosesnya lebih teratur dan tidak memerlukan kerja gotong-royong. Tempat penampungan ikan saat akan dinaikkan ke TPI juga akan disiapkan secara memadai, ” jelasnya.

Bukti keberhasilan model pembangunan ini telah teruji secara nyata di Desa Binyeri sejak 2 tahun yang lalu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan produktivitas sebesar lebih dari 78 persen dan kenaikan pendapatan masyarakat nelayan hingga lebih dari 105 persen. Dengan fasilitas dan dukungan operasional yang lengkap, aktivitas melaut menjadi lebih teratur dan hasil tangkapan lebih pasti.

“Model yang sama akan diterapkan di seluruh titik Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia,” terang Trenggono.

Baca juga : KKP Meningkatkan Pengawasan Mutu Produk Perikanan di Ramadhan hingga Idul Fitri 2026

Berbasis keberhasilan uji coba tersebut, usulan untuk perluasan program telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, yang menunjukkan antusiasme tinggi untuk membangun hingga 1000 titik sepanjang tahun ini. Anggaran yang diperlukan untuk proyek skala besar ini mencapai hampir Rp 6 triliun rupiah.

“Program ini tidak hanya fokus pada satu daerah saja, melainkan akan diterapkan di seluruh pesisir selatan Indonesia, tidak terkecuali di Purworejo,” ucapnya.

Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo, program ini bertujuan untuk memperkuat sektor bawah dengan meningkatkan produktivitas, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Proses serah terima fasilitas akan disertai dengan pendampingan menyeluruh, dan setelah seluruh 100 titik pertama selesai dibangun secara penuh, Presiden akan secara resmi meresmikan proyek ini dengan sistem yang dapat diakses secara daring di seluruh lokasi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *